• Sabtu, 18 April 2026

Ratusan Pelaku Industri Udang Bahas Solusi Ekspor ke Amerika Serikat dalam Forum Shrimp Fair Banyuwangi 2025

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Rabu, 15 Oktober 2025 | 06:43 WIB
Banyuwangi Jadi Pusat Diskusi Nasional Pelaku Industri Udang Hadapi Tantangan Ekspor ke AS (Foto: banyuwangikab.go.id)
Banyuwangi Jadi Pusat Diskusi Nasional Pelaku Industri Udang Hadapi Tantangan Ekspor ke AS (Foto: banyuwangikab.go.id)

“Secara teknis temuan tidak ada di lokasi budidaya, temuan hanya di UPI, itu pun hanya ada di satu lokasi Cikande, Tangerang. Di luar wilayah itu yang lain tidak ada masalah,” katanya.

Baca Juga: Travel Daytrans Ringsek Usai Tabrak Dump Truk di Tol Cipularang, 1 Tewas dan 9 Luka, Polisi Ungkap Penyebabnya

Ia menambahkan bahwa pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan telah mengambil langkah cepat dengan menetapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) penerbitan sertifikat bebas radioaktif yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapetan).

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan produk udang Indonesia tetap aman dan layak ekspor ke Amerika Serikat maupun negara tujuan lainnya.

“Peluang ekspor ke Amerika Serikat masih terbuka lebar. Karena hanya satu lokasi saja yang di-red list (UPI Cikande), sedangkan daerah lain tetap bisa ekspor asal melengkapi sertifikat bebas radioaktif dari Bapetan,” jelas Supito.

Baca Juga: Sidang Praperadilan Nadiem Makarim Masuki Babak Akhir, Putusan Hakim Jadi Penentu Nasib

Selain membahas kebijakan ekspor, forum ini juga menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan, strategi, serta inovasi baru dalam pengelolaan tambak dan pengolahan hasil udang.

Dewan Penasehat Shrimp Club Indonesia (SCI) Banyuwangi, Hardi Pitoyo, menilai forum semacam ini memiliki peran penting untuk memperkuat jejaring antar pelaku usaha dan menumbuhkan ide-ide segar demi kemajuan industri udang nasional.

“Dinamika usaha memang seperti ini. Kita harus bisa mengikuti, mengantisipasi, dan kemudian mencari solusi yang terbaik,” ujar Pitoyo.

Baca Juga: Ahmad Al Ali Kembali Pimpin Laga Indonesia vs Arab Saudi: Isu Netralitas dan Kenangan Pahit di Masa Lalu

Selain sesi diskusi dan seminar, Shrimp Fair 2025 juga menampilkan pameran teknologi terbaru di bidang perikanan budidaya.

Berbagai peralatan tambak modern, inovasi pengolahan hasil laut, serta produk unggulan dari berbagai daerah turut dipamerkan.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat posisi Banyuwangi sebagai salah satu pusat pengembangan perikanan budidaya terbesar di Indonesia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor kelautan dan perikanan. (gha)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: banyuwangikab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X