• Sabtu, 18 April 2026

DLH Bojonegoro Edukasi Siswa SDN Kadipaten 1 tentang Pengolahan Sampah untuk Wujudkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Rabu, 15 Oktober 2025 | 06:45 WIB
Frika Deddy Sofyan: Edukasi Sampah Sejak Dini Jadi Langkah Nyata Wujudkan Bojonegoro Bersih dan Hijau (Foto: bojonegorokab.go.id)
Frika Deddy Sofyan: Edukasi Sampah Sejak Dini Jadi Langkah Nyata Wujudkan Bojonegoro Bersih dan Hijau (Foto: bojonegorokab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus berupaya menumbuhkan kesadaran peduli lingkungan kepada generasi muda sejak usia dini.

Salah satu langkah konkret dilakukan dengan mengadakan kegiatan edukatif mengenai pengelolaan sampah yang melibatkan siswa-siswi SDN Kadipaten 1 Bojonegoro pada Selasa (14/10/2025).

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Bojonegoro, Kegiatan ini digelar dengan tujuan menanamkan nilai kepedulian terhadap kebersihan dan memberikan pemahaman tentang pentingnya mengelola sampah dengan benar sejak masa kanak-kanak.

Baca Juga: Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi Tegaskan Pentingnya Disiplin ASN Sebagai Pondasi Reformasi Birokrasi yang Bersih dan Berdaya Saing

Dalam kegiatan tersebut, perwakilan DLH Bojonegoro, Frika Deddy Sofyan, menyampaikan bahwa Indonesia saat ini menempati posisi sebagai negara penghasil sampah keempat terbesar di kawasan ASEAN.

Ia menjelaskan bahwa rata-rata setiap orang di Indonesia menghasilkan sekitar 0,60 kilogram sampah per hari dari total populasi yang mencapai kurang lebih 280 juta jiwa.

“Sebagian besar atau sekitar 60 persen sampah yang dihasilkan merupakan sampah organik, seperti sisa makanan atau food loss yang sebenarnya masih bisa dikelola menjadi kompos,” jelas Frika.

Baca Juga: Wali Kota Wahyu Hidayat Pimpin Upacara HUT ke-80 Jawa Timur, Pemkot Malang Teguhkan Komitmen Tumbuh dan Tangguh Bersama

Lebih lanjut, Frika menuturkan bahwa langkah pengurangan sampah sebaiknya dimulai dari lingkungan rumah tangga dan sekolah.

Menurutnya, kebiasaan sederhana seperti mengurangi sampah dari sumbernya, memilih produk dengan kemasan yang dapat digunakan kembali, serta menghindari pembelian barang yang menghasilkan banyak limbah dapat membantu mengurangi volume sampah secara signifikan.

Selain itu, penggunaan produk isi ulang dan pembatasan bahan sekali pakai juga menjadi bagian penting dalam upaya menciptakan pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Baca Juga: Anggota DPRD Jatim Soroti Salah Satu Konten Stasiun TV Swasta yang Singgung Ponpes Lirboyo, Desak Dewan Pers Bertindak

Frika juga menambahkan bahwa jenis sampah yang paling banyak ditemukan di Indonesia terdiri dari sisa makanan, kertas dan karton, kayu, kain atau tekstil, karet dan kulit, plastik, logam, serta kaca.

Ia menilai, edukasi lingkungan seperti ini penting dilakukan agar masyarakat, khususnya pelajar, mampu memahami tanggung jawab dalam menjaga kebersihan dan mengelola limbah secara bijak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: bojonegorokab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X