• Sabtu, 18 April 2026

Bupati Setyo Wahono Ajak 310 Peserta Pelatihan di Bojonegoro Kembangkan Kemandirian Ekonomi Lewat Program Pelat Baja 2025

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Selasa, 21 Oktober 2025 | 18:17 WIB
310 Peserta Antusias Ikuti Pelat Baja Tahap II, Bupati Bojonegoro Ajak Warga Baca Peluang dan Mandiri (Foto: bojonegorokab.go.id)
310 Peserta Antusias Ikuti Pelat Baja Tahap II, Bupati Bojonegoro Ajak Warga Baca Peluang dan Mandiri (Foto: bojonegorokab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Sorak sorai semangat dan tepuk tangan para peserta menggema di Pendopo Malowopati, Bojonegoro, pada Selasa (21/10/2025).

Ratusan warga dari berbagai kalangan tampak antusias mengikuti pembukaan Pelatihan Berbasis Peluang Kerja (Pelat Baja) dan Wirausaha Baru Tahap II Tahun 2025.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Bojonegoro, Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus memperluas kesempatan kerja dan membuka jalan menuju kemandirian ekonomi.

Baca Juga: Viral Kasus Timothy Anugerah Mahasiswa Unud, 6 Rekan Diduga Tak Empatik: Publik Desak Sanksi DO!

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dalam sambutannya menegaskan pentingnya membangun semangat membaca peluang dan kedisiplinan dalam menjalankan usaha.

Ia menilai bahwa seorang wirausaha harus memiliki tekad kuat, ketekunan, serta kemampuan untuk memahami kebutuhan pasar agar mampu bersaing dan bertahan dalam dunia usaha yang dinamis.

“Orang usaha itu harus tekun dan pandai membaca kebutuhan pasar. Apa yang dibutuhkan orang, itu yang harus kita siapkan, bukan sebaliknya,” ujar Bupati.

Baca Juga: Spekulasi Pelatih Baru Timnas Indonesia Memanas, Louis van Gaal Klarifikasi dan Kapadze Tersentuh Dukungan Fans Garuda

Selain menekankan pentingnya ketekunan dan inovasi, Bupati Setyo Wahono juga menunjukkan kepeduliannya terhadap kelompok penyandang disabilitas yang turut dilibatkan dalam program pelatihan ini.

Ia menyampaikan bahwa setiap individu, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan fisik, memiliki potensi besar yang perlu difasilitasi agar dapat berkembang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

“Pemerintah hadir untuk semua golongan, termasuk teman-teman disabilitas. Mereka harus difasilitasi sesuai kemampuan dan diberikan ruang untuk berkembang agar bisa berdaya secara ekonomi,” tegasnya.

Baca Juga: Bambang Pamungkas Minta Publik Introspeksi, Bukan Marah-Marah soal Gagalnya Garuda ke Piala Dunia 2026

Bupati juga menambahkan bahwa di era digital saat ini, kemampuan beradaptasi dan membaca peluang merupakan kunci penting untuk menghadapi persaingan global.

Menurutnya, generasi muda Bojonegoro harus memiliki semangat untuk terus belajar dan meningkatkan keterampilan agar mampu menjawab tantangan masa depan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: bojonegorokab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X