“Eksistensi Jatim adalah bagian dari merawat eksistensi Indonesia,” jelasnya.
Di sisi lain, pergelaran wayang dimaknai bukan hanya sebagai upaya pelestarian seni. Puguh menarik pelajaran dari narasi pewayangan, stiap tokoh memiliki tingkah laku, pilihan, dan akibat.
“Filosofi lakon yang ada di pewayangan menjadi gambaran bahwa setiap peran yang kita jalankan dalam kehidupan akan membawa dampak serta konsekuensi yang harus kita pertanggungjawabkan,” papar Sekretaris Fraksi PKS Jatim ini.
(***)
Artikel Terkait
Puguh Wiji Pamungkas Ungkap 4 Skill Wajib agar Anak Muda Tak Tersingkir di Tengah Krisis Lapangan Kerja
Legislator Jatim Puguh Soroti Dana Rp6,8 Triliun Mengendap: APBD Bukan untuk Ditumpuk di Bank
Influenza Melonjak, Jatim Tertinggi Nasional, Legislator Puguh Desak Dinkes Gerak Cepat
Gejolak Muda di Sumpah Pemuda, Puguh DPRD Jatim Beberkan Kekuatan Suara Gen Z untuk Inovasi
Disambangi SMA Muhammadiyah 10 Surabaya, Legislator Puguh Wiji Pamungkas Dorong Pelajar Kuasai Literasi Politik Sejak Dini
Legislator Jatim Puguh Wiji Pamungkas Berdialog dengan Mahasiswa Administrasi Negara se-Jatim Bahas Penguatan Ekonomi Kreatif