• Sabtu, 18 April 2026

Influenza Melonjak, Jatim Tertinggi Nasional, Legislator Puguh Desak Dinkes Gerak Cepat

Photo Author
Novi Embun Tristiani, Wartajatim.co.id
- Rabu, 29 Oktober 2025 | 09:09 WIB
Puguh minta Dinkes ambil peran perkuat imun masyarakat. (Foto: Instagram/@puguharema)
Puguh minta Dinkes ambil peran perkuat imun masyarakat. (Foto: Instagram/@puguharema)

Wartajatim.co.id - Kasus influenza kembali menjadi sorotan nasional setelah Jawa Timur mencatat lonjakan paling tinggi di antara seluruh provinsi di Indonesia.

Situasi ini membuat para legislator angkat bicara dan mendesak pemerintah daerah untuk bertindak cepat agar penyebaran penyakit tidak semakin meluas.

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, menilai lonjakan kasus flu kali ini merupakan peringatan serius bagi semua pihak. 

Baca Juga: Legislator Jatim Puguh Soroti Dana Rp6,8 Triliun Mengendap: APBD Bukan untuk Ditumpuk di Bank

Ia menegaskan bahwa pemerintah provinsi melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim harus segera mengambil langkah strategis dan terukur untuk mengendalikan penularan influenza sejak dini.

“Kasus influenza yang meningkat signifikan ini perlu menjadi kewaspadaan bersama. Jawa Timur bahkan menduduki posisi tertinggi dengan lebih dari 344 ribu kasus,” kata Puguh pada Senin, 27 Oktober 2025.

Kementerian Kesehatan RI sebelumnya melaporkan adanya peningkatan tajam kasus flu sejak September 2025, dan tren tersebut diprediksi terus berlanjut hingga awal tahun depan seiring perubahan cuaca ekstrem.

Secara berurutan, provinsi dengan angka tertinggi setelah Jawa Timur adalah Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

Baca Juga: Puguh Wiji Pamungkas Ungkap 4 Skill Wajib agar Anak Muda Tak Tersingkir di Tengah Krisis Lapangan Kerja

Berdasarkan data Kemenkes RI, peningkatan kasus terjadi secara konsisten dari minggu ke-33 hingga minggu ke-37 tahun 2025.

Di Jawa Timur saja, total kasus sejak awal tahun hingga pekan ke-39 mencapai 344.664 kasus, angka yang menandai tekanan serius pada sistem kesehatan masyarakat.

Puguh menyebut fenomena ini sebagai “alarm kesehatan” bagi pemerintah dan masyarakat. Ia meminta warga untuk meningkatkan kesadaran diri terhadap pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta tidak menyepelekan gejala flu.

“Masyarakat perlu sadar untuk menjaga daya tahan tubuh, dan jangan menunda ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala berat,” ujar Sekretaris Fraksi PKS DPRD Jatim itu.

Baca Juga: Bantu Banyak Warga Jatim, Legislator Puguh Sebut Pemutihan Tunggakan BPJS Rp20 Triliun sebagai Langkah Progresif

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novi Embun Tristiani

Sumber: WartaJatim.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X