• Sabtu, 18 April 2026

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif Sosialisasikan Pencegahan Bullying kepada Siswa SMA Negeri 1 Sangkapura

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Rabu, 19 November 2025 | 06:15 WIB
Wabup Gresik Asluchul Alif Ajak Siswa SMA Negeri 1 Sangkapura Cegah Bullying dan Bijak Bermedia Sosial (Foto: gresikkab.go.id)
Wabup Gresik Asluchul Alif Ajak Siswa SMA Negeri 1 Sangkapura Cegah Bullying dan Bijak Bermedia Sosial (Foto: gresikkab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Bullying yang mencakup tindakan agresif berupa kekerasan fisik, verbal, sosial, hingga serangan melalui dunia maya terus menjadi perhatian karena rentan terjadi di berbagai jenjang pendidikan, khususnya pada lingkungan sekolah.

Sebagai upaya untuk mengurangi perilaku perundungan di kalangan pelajar, Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif menyelenggarakan sosialisasi mengenai bahaya kenakalan remaja di SMA Negeri 1 Sangkapura pada Senin (18/11/25).

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Bondowoso, Dalam penyampaiannya, Wabup Alif menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk pencegahan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang risiko dan dampak perundungan.

Baca Juga: Oegroseno Soroti Urgensi Perbaikan Peraturan Kapolri Dalam Agenda Reformasi Polri

"Bullying adalah perilaku yang tidak menyenangkan, baik secara verbal maupun sosial, termasuk di dunia maya, yang dapat membuat seseorang merasa tertekan. Tindakan ini dapat dilakukan oleh individu maupun kelompok. Kami ingin memastikan para siswa dapat belajar dengan gembira tanpa rasa takut, sehingga tumbuh menjadi generasi berkarakter baik dan saling menghargai," ujarnya.

Ia juga menyampaikan harapan bahwa para pelajar SMA Negeri 1 Sangkapura mampu memanfaatkan media sosial secara bijak dan tetap berpegang pada etika dalam berinteraksi di dunia digital.

Wabup Alif menjelaskan bahwa platform seperti Instagram, YouTube, X, dan TikTok memiliki daya tarik besar bagi remaja sehingga penting untuk dipahami cara menggunakannya dengan aman.

Baca Juga: Menteri Ham Natlius Pigai Pertanyakan Simpanan Miliaran Para Pejabat Negara

"Melalui sosialisasi ini, kami berharap anak-anak mampu membentengi diri agar tidak terjebak dan tergerus oleh derasnya arus informasi serta berbagai pengaruh negatif," tambahnya.

Selain itu, dirinya juga mengingatkan siswa agar lebih berhati-hati terhadap penyebaran informasi palsu atau hoaks yang berpotensi menyesatkan masyarakat luas.

"Sebagai generasi muda, kalian harus mampu mengenali berita hoaks dan turut menghadirkan konten edukatif yang positif bagi masyarakat," tegasnya.

Baca Juga: Rizky Ridho Masuk Nominasi FIFA Puskas Award 2025, Gol Spektakulernya Jadi Sorotan Dunia

Ia berharap pelaksanaan sosialisasi ini dapat membuat para siswa lebih memahami cara bermedia sosial yang bertanggung jawab dan mampu berkolaborasi dengan pihak sekolah maupun pemerintah untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan bebas dari tindakan perundungan. (gha)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X