WartaJatim.CO.ID - Koperasi Merah Putih (KMP) menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Gresik untuk dihidupkan di seluruh desa.
Hal ini ditegaskan oleh Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, saat membuka pleno Tim Pendampingan KMP pada Rabu (13/8).
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Gresik, leno dihadiri oleh perwakilan berbagai perguruan tinggi dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dalam lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik.
Baca Juga: Heboh Isu Tanah Negara, Nusron Wahid Minta Maaf dan Luruskan Maksud Kebijakan
Kehadiran perangkat akademis dan pemerintah diharapkan mendorong sinergi dalam menghidupkan koperasi berbasis desa secara nyata.
“Kehadiran kita di sini adalah wujud konsen terhadap program Presiden dan Bupati. Pak bupati menginginkan Koperasi desa Merah Putih betul-betul bisa hidup di Kabupaten Gresik. Karenanya, Kami berharap proposal bisnis dan segala hal yang nanti dimatangkan oleh tim ini, bisa dijalankan dan bukan suatu hal yang tidak bisa direalisasikan,” tegas Wabup Alif.
Dalam pendampingan ini, terdapat lima perguruan tinggi utama yang tergabung yakni Universitas Ciputra Surabaya, Universitas Qomarudin, Universitas Gresik, Universitas Muhammadiyah Gresik, dan Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI).
Baca Juga: Nusron Wahid Klarifikasi Soal Tanah Negara, Pastikan Bukan Menyasar Lahan Rakyat
Tim yang dikomandoi oleh Rian Pramana Suwanda ini bertugas melakukan pemetaan potensi desa, menyelaraskan proses bisnis, menguatkan kelembagaan koperasi, serta membuka akses pendanaan.
Sumber pendanaan tersebut berasal dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), dana desa, Corporate Social Responsibility (CSR), serta kemitraan dengan pihak swasta.
Wabup Alif menegaskan, tujuan utama pendampingan ini adalah memastikan KMP dapat berjalan dan berkembang secara berkelanjutan.
Baca Juga: Sir Arthur Conan Doyle, Pencipta Sherlock Holmes yang Warisannya Abadi di Dunia Sastra
Ia berharap hasil proposal bisnis dan rencana aksi yang dibuat tidak hanya sebatas dokumen, melainkan benar-benar dapat diimplementasikan di lapangan.
“Bekerjalah sebagai tim. Data yang didapat dari lapangan harus diolah bersama, sehingga muncul teamwork dan terjadi sharing pengetahuan antar universitas maupun pihak pendamping lainnya,” tambahnya.
Artikel Terkait
Wakil Bupati Gresik Buka Sosialisasi Dana Hibah Tempat Ibadah dan Lembaga Keagamaan Tahun 2025
Peluncuran Resmi 153 Koperasi Kelurahan Merah Putih di Surabaya Dorong Ekonomi Lokal Mandiri
Koperasi Desa Merah Putih Diresmikan Prabowo, BRI Optimis Bisa Perkuat Akses Keuangan Desa
Bupati Jombang dan Menteri Koperasi Bersinergi Percepat Implementasi Program Koperasi Merah Putih di 306 Desa dan Kelurahan
Wakil Bupati Gresik Pimpin Aksi Bersih Pesisir Pelabuhan Gresik Sambut HUT ke-80 Kemerdekaan RI