• Sabtu, 18 April 2026

Wakil Bupati Gresik Tegaskan Komitmen Hidupkan Koperasi Merah Putih di Setiap Desa untuk Perkuat Ekonomi Lokal

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Kamis, 14 Agustus 2025 | 07:22 WIB
Pemerintah Kabupaten Gresik Gandeng Perguruan Tinggi Hidupkan Koperasi Merah Putih di Desa (Foto: gresikkab.go.id)
Pemerintah Kabupaten Gresik Gandeng Perguruan Tinggi Hidupkan Koperasi Merah Putih di Desa (Foto: gresikkab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Koperasi Merah Putih (KMP) menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Gresik untuk dihidupkan di seluruh desa.

Hal ini ditegaskan oleh Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, saat membuka pleno Tim Pendampingan KMP pada Rabu (13/8).

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Gresik, leno dihadiri oleh perwakilan berbagai perguruan tinggi dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dalam lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik.

Baca Juga: Heboh Isu Tanah Negara, Nusron Wahid Minta Maaf dan Luruskan Maksud Kebijakan

Kehadiran perangkat akademis dan pemerintah diharapkan mendorong sinergi dalam menghidupkan koperasi berbasis desa secara nyata.

“Kehadiran kita di sini adalah wujud konsen terhadap program Presiden dan Bupati. Pak bupati menginginkan Koperasi desa Merah Putih betul-betul bisa hidup di Kabupaten Gresik. Karenanya, Kami berharap proposal bisnis dan segala hal yang nanti dimatangkan oleh tim ini, bisa dijalankan dan bukan suatu hal yang tidak bisa direalisasikan,” tegas Wabup Alif.

Dalam pendampingan ini, terdapat lima perguruan tinggi utama yang tergabung yakni Universitas Ciputra Surabaya, Universitas Qomarudin, Universitas Gresik, Universitas Muhammadiyah Gresik, dan Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI).

Baca Juga: Nusron Wahid Klarifikasi Soal Tanah Negara, Pastikan Bukan Menyasar Lahan Rakyat

Tim yang dikomandoi oleh Rian Pramana Suwanda ini bertugas melakukan pemetaan potensi desa, menyelaraskan proses bisnis, menguatkan kelembagaan koperasi, serta membuka akses pendanaan.

Sumber pendanaan tersebut berasal dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), dana desa, Corporate Social Responsibility (CSR), serta kemitraan dengan pihak swasta.

Wabup Alif menegaskan, tujuan utama pendampingan ini adalah memastikan KMP dapat berjalan dan berkembang secara berkelanjutan.

Baca Juga: Sir Arthur Conan Doyle, Pencipta Sherlock Holmes yang Warisannya Abadi di Dunia Sastra

Ia berharap hasil proposal bisnis dan rencana aksi yang dibuat tidak hanya sebatas dokumen, melainkan benar-benar dapat diimplementasikan di lapangan.

“Bekerjalah sebagai tim. Data yang didapat dari lapangan harus diolah bersama, sehingga muncul teamwork dan terjadi sharing pengetahuan antar universitas maupun pihak pendamping lainnya,” tambahnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: Gresik

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X