WartaJatim.CO.ID - Sebagai bentuk inovasi dalam membina generasi muda, Palang Merah Indonesia (PMI) kembali menggelar Olimpiade PMR Online V Se-Indonesia.
Kompetisi yang telah memasuki tahun kelima ini berkolaborasi dengan Fajarmedia IT dan diadakan secara virtual, memungkinkan peserta dari berbagai daerah untuk ikut serta tanpa batasan geografis.
Dikutip WartaJatim dari laman KominfoJatimProv, acara ini resmi dibuka oleh Kepala Divisi Pembinaan Relawan PMI Pusat, Achmad Djaelani, dengan tema "PMR Cerdas Indonesia Berkualitas" yang bertujuan membentuk generasi tanggap, peduli, dan siap menjadi relawan masa depan.
Baca Juga: Mahfud MD Tanggapi #KaburAjaDulu: Kese-wenang-wenangan dan Ketidakadilan Mengancam Cinta Tanah Air
Olimpiade PMR Online V Se-Indonesia 2025 berhasil menarik partisipasi 1.654 anggota PMR dari 337 sekolah di 86 kabupaten/kota di 21 provinsi, termasuk Jawa Timur.
Kompetisi ini dirancang untuk menguji kemampuan para peserta dalam berbagai aspek kepalangmerahan, sekaligus menanamkan nilai kepedulian sosial dan kemanusiaan.
Achmad Djaelani menekankan pentingnya semangat fair play dalam kompetisi ini.
“Olimpiade ini bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari upaya bersama untuk membentuk generasi muda yang tangguh, peduli, dan siap menjadi relawan masa depan,” ujarnya seperti dikutip dalam laman PMI Jatim, Senin (17/2/2025).
Baca Juga: Mahasiswa Malang Serukan Aksi Tolak Inpres No. 1 Tahun 2025: Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan
Kompetisi ini berlangsung selama dua hari dengan dua tahapan utama. Hari pertama diisi dengan Computer-Based Test (CBT), yang menguji pemahaman peserta dalam berbagai bidang, seperti kepemimpinan, pertolongan pertama, kesehatan remaja, kesiapsiagaan bencana, hingga donor darah siswa.
Hari kedua dilanjutkan dengan presentasi topik, di mana peserta membahas isu-isu penting seperti Kesehatan Remaja, Anti Perundungan, dan Perubahan Iklim.
Ketua Panitia, Fajar Indra Kurniawan, menyatakan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan dengan matang.
Baca Juga: Ribuan Mahasiswa Surabaya Desak DPRD Jatim Perjuangkan Hak Pendidikan dan Kesehatan
Simulasi CBT telah dijalankan sebelumnya untuk memastikan kelancaran pelaksanaan ujian secara daring. Dengan sistem ini, PMI memastikan kompetisi berjalan objektif, transparan, dan efisien.
Artikel Terkait
Bebas dari Belenggu! Pj Gubernur Jatim Lepas Pasung ODGJ di Nganjuk Setelah 2 Tahun Terkurung
Ramai Protes Rencana PLTS Karangkates Malang, Puguh Pamungkas DPRD Jatim Angkat Bicara!
1.142 Atlet Kota Malang Geber Puslatkot, Target Juara Umum Porprov Jatim IX
Muslimat NU Tunjuk Arifatul & Khofifah, Puguh Wiji Pamungkas DPRD Jatim: “Dua Tokoh Hebat!”
Ribuan Mahasiswa Surabaya Desak DPRD Jatim Perjuangkan Hak Pendidikan dan Kesehatan