WartaJatim.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, bekerja sama dengan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), meluncurkan program Gerakan Ayam Petelur Mandiri (GAYATRI) sebagai langkah konkret untuk menurunkan angka kemiskinan dan stunting di wilayah tersebut.
Program ini ditujukan untuk mendukung keluarga pra sejahtera di 16 desa di Kabupaten Bojonegoro.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Bojonegoro, Peluncuran program GAYATRI berlangsung di Balai Desa Gayam, Kecamatan Gayam, dan dihadiri oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono.
Baca Juga: Pendaftaran UMPTKIN 2025 Resmi Dibuka! Simak Jadwal dan Syarat Lengkapnya di Sini
Dalam sambutannya, Bupati Wahono menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada EMCL atas kolaborasi yang terjalin dalam mendukung program ini.
“Bermula dari itu kami berpikir untuk mengatasi kemiskinan dan stunting dengan program GAYATRI,” tegasnya. Program ini dirancang agar mudah diakses dan dijalankan oleh keluarga pra sejahtera.
Masyarakat hanya perlu menyediakan atap emperan rumah sebagai kandang ayam petelur, sementara EMCL bersama mitranya akan menyediakan seluruh kebutuhan lainnya, termasuk ayam, pakan, dan pendampingan.
Bupati Wahono menjelaskan, “Kenapa harus telur, karena mudah. Dan pasar telur sangat terbuka. Menurut data dari Disnakkan Bojonegoro, kini baru 30% dari kebutuhan masyarakat. Berarti masih ada pasar terbuka 70%.”
Lebih lanjut, program GAYATRI diharapkan dapat mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang digencarkan oleh Pemkab Bojonegoro.
Oleh karena itu, Bupati Wahono juga mengimbau semua perusahaan di Bojonegoro untuk mengarahkan dana CSR mereka ke program ini.
Baca Juga: Indonesia Tertinggi di ASEAN dalam Tingkat Pengangguran, Capai 5,2 Persen
“Bahkan saya membuat Perbup, di mana 10% dari ADD (Alokasi Dana Desa) untuk program GAYATRI ini,” tambahnya. Dukungan terhadap program ini juga datang dari SKK Migas Jabanusa.
Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Anggono Mahendrawan, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya strategis mendukung Quick Win Pemkab Bojonegoro dalam pengentasan kemiskinan.
“Sebagai perkembangan ekonomi masyarakat di wilayah kerja, kita dukung untuk meningkatkan keluarga pra sejahtera yang ada di Bojonegoro,” ungkap Anggono.