• Sabtu, 18 April 2026

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro Luncurkan Program GAYATRI: Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Senin, 14 April 2025 | 08:44 WIB
GAYATRI: Program Unggulan Bojonegoro untuk Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (Foto: bojonegorokab.go.id)
GAYATRI: Program Unggulan Bojonegoro untuk Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (Foto: bojonegorokab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Dalam upaya nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro meluncurkan program unggulan yang dikenal sebagai Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri (GAYATRI).

Program ini dirancang untuk memberdayakan ekonomi masyarakat secara mandiri dan berkelanjutan.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Bojonegoro, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Bojonegoro, Catur Rahayu, menjelaskan bahwa berbagai langkah telah diambil guna mempercepat realisasi program tersebut.

Baca Juga: Rendra Masdrajad Safaat Prihatin atas Aksi Bunuh Diri Mahasiswa di Jembatan Tunggulmas

Pada Jumat (11/04/2025), Disnakkan menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta camat dari lima kecamatan yang akan menjadi lokasi pilot project pelaksanaan tahap pertama GAYATRI.

“Program GAYATRI ini akan segera direalisasikan setelah Petunjuk Teknis selesai, kami akan segera melakukan verifikasi calon penerima program pada minggu depan,” jelas Catur Rahayu.

Tahap awal dari Program GAYATRI ini ditargetkan menyasar 400 keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar di lima kecamatan: Ngambon, Sekar, Gondang, Tambakrejo, dan Bubulan.

Baca Juga: Update Perang Dagang AS vs China: Australia Tolak Ajakan Negeri Tirai Bambu untuk Lawan Tarif Resiprokal Donald Trump

Pemilihan kelima wilayah tersebut didasarkan pada data prosentase kemiskinan tertinggi di Kabupaten Bojonegoro serta berbasis kawasan.

Anggaran untuk pelaksanaan program ini berasal dari berbagai sumber. Sebanyak 400 KPM awal akan didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Anggaran GAYATRI berasal dari tiga sumber, selain APBD, nanti Pemerintah Desa dan beberapa Perusahaan juga akan merealisaikan Program GAYATRI melalui APB Desa dan CSR. Jumlah pastinya masih dihitung,” ungkap Catur Rahayu menambahkan bahwa Pemerintah Desa dan beberapa perusahaan juga berkontribusi melalui APB Desa dan CSR.

Baca Juga: Titiek Puspa Wafat: Peninggalan Sang Legenda Musik Indonesia dari Era Soekarno hingga Kini

Program yang merupakan hasil sinergi lintas OPD ini mengedepankan prinsip akuntabilitas dalam penyaluran bantuan.

Pemetaan penerima manfaat dilakukan secara menyeluruh agar bantuan tepat sasaran tanpa menimbulkan ketimpangan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Karyati Niken Sugesti

Sumber: bojonegorokab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X