jawa-timur

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro Luncurkan Program Digital Branding Sekolah untuk Tingkatkan Kualitas SDM di Era Digital

Jumat, 16 Mei 2025 | 11:04 WIB
Kolaborasi Pemkab Bojonegoro dan Mitra Dorong Digitalisasi Pendidikan Lewat Program DBS (Foto: bojonegorokab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai respons terhadap tantangan zaman yang semakin digital.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Bojonegoro, Program Digital Branding Sekolah (DBS) resmi diluncurkan oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, pada Kamis (15/05/2025) di D’Konco Kafe, Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas.

Acara peluncuran ini dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, UPT BLK Jawa Timur, serta mitra strategis seperti PT Pertamina EP Cepu dan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL).

Baca Juga: Alien: Earth Hadir 12 Agustus 2025, Teror Xenomorph Pertama Kali Tiba di Bumi!

Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menegaskan bahwa digitalisasi menjadi bagian penting dalam strategi peningkatan mutu pendidikan di daerah.

“DBS merupakan proses membangun citra dan identitas sekolah (negeri maupun swasta) di dunia digital. Branding tersebut melalui website, media sosial, dan platform online lainnya,” ujarnya.

Bupati Wahono menekankan bahwa strategi branding digital ini sangat penting agar sekolah dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tetap kompetitif.

Baca Juga: Ini Deretan HP Flagship yang Akan Rilis Tahun 2025, Siap Ramaikan Persaingan Pasar!

“Langkah ini sangat penting untuk meningkatkan daya tarik sekolah, menarik minat calon siswa, dan membangun reputasi positif,” jelasnya.

Program DBS bukan hanya soal pencitraan, melainkan bagian dari visi besar Pemkab Bojonegoro untuk mencetak SDM berkualitas.

“Yang bisa mensupport dan membentuk SDM yang berkualitas adalah para pendidik atau guru. Terutama di era digital ini, tentu harus bisa menyesuaikan dengan tantangan zaman,” tegas Bupati Wahono.

Baca Juga: PT. BPR Tugu Artha Sejahtera Salurkan 111 Tabungan untuk UMKM dan Tingkatkan Literasi Keuangan di Kota Malang

Ia juga mengingatkan bahwa teknologi informasi harus menjadi bagian integral dalam sistem pendidikan.

“DBS menjadi kebutuhan bagi sekolah. Karena dengannya, sekolah bisa membangun identitas dan menyampaikannya dengan tepat kepada masyarakat. Jangan sampai di era teknologi kini, banyak sekolah yang tidak menggunakan teknologi informasi,” imbuhnya.

Halaman:

Tags

Terkini