WartaJatim.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai respons terhadap tantangan zaman yang semakin digital.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Bojonegoro, Program Digital Branding Sekolah (DBS) resmi diluncurkan oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, pada Kamis (15/05/2025) di D’Konco Kafe, Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas.
Acara peluncuran ini dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, UPT BLK Jawa Timur, serta mitra strategis seperti PT Pertamina EP Cepu dan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL).
Baca Juga: Alien: Earth Hadir 12 Agustus 2025, Teror Xenomorph Pertama Kali Tiba di Bumi!
Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menegaskan bahwa digitalisasi menjadi bagian penting dalam strategi peningkatan mutu pendidikan di daerah.
“DBS merupakan proses membangun citra dan identitas sekolah (negeri maupun swasta) di dunia digital. Branding tersebut melalui website, media sosial, dan platform online lainnya,” ujarnya.
Bupati Wahono menekankan bahwa strategi branding digital ini sangat penting agar sekolah dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tetap kompetitif.
Baca Juga: Ini Deretan HP Flagship yang Akan Rilis Tahun 2025, Siap Ramaikan Persaingan Pasar!
“Langkah ini sangat penting untuk meningkatkan daya tarik sekolah, menarik minat calon siswa, dan membangun reputasi positif,” jelasnya.
Program DBS bukan hanya soal pencitraan, melainkan bagian dari visi besar Pemkab Bojonegoro untuk mencetak SDM berkualitas.
“Yang bisa mensupport dan membentuk SDM yang berkualitas adalah para pendidik atau guru. Terutama di era digital ini, tentu harus bisa menyesuaikan dengan tantangan zaman,” tegas Bupati Wahono.
Ia juga mengingatkan bahwa teknologi informasi harus menjadi bagian integral dalam sistem pendidikan.
“DBS menjadi kebutuhan bagi sekolah. Karena dengannya, sekolah bisa membangun identitas dan menyampaikannya dengan tepat kepada masyarakat. Jangan sampai di era teknologi kini, banyak sekolah yang tidak menggunakan teknologi informasi,” imbuhnya.
Artikel Terkait
Pemkab Bojonegoro Perkuat Sinergi Lintas Sektor dan Desa untuk Percepat Penurunan Angka Stunting 2025
Pemkab Bojonegoro Raih Opini WTP ke-11 Berturut-turut, Bukti Pengelolaan Keuangan Daerah yang Akuntabel dan Transparan
Pemkab Bojonegoro Gelar Rakor Strategis Lintas Sektor untuk Tingkatkan Peran dan Kualitas Pemuda 2024-2026
Pemkab Bojonegoro Dukung Gerakan Nasional Membersihkan Pasar Nusantara untuk Pasar yang Bersih dan Sehat di Bojonegoro
Pemkab Bojonegoro Tingkatkan Kualitas Pemerintahan dan Targetkan Peringkat A SAKIP Melalui Aplikasi Digital Terbaru