WartaJatim.CO.ID - Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Pasuruan merayakan puncak hari ulang tahunnya yang ke-74 dengan penuh semangat dan kebersamaan di Alun-Alun Bangil, pada Minggu pagi, 8 Juni 2025.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Pasuruan, Acara yang berlangsung meriah tersebut diikuti oleh sekitar 1.000 bidan dari 24 kecamatan di Kabupaten Pasuruan, menunjukkan kekompakan dan dedikasi tinggi para bidan dalam pengabdian mereka kepada masyarakat.
Senam pagi bersama menjadi kegiatan utama yang membuka rangkaian perayaan, dihadiri langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, drg Merita Ariestya Yudi, dan sejumlah pejabat penting seperti Kepala Dinas Kesehatan dr Ani Latifah, Camat Bangil Fathurrohman, beserta anggota Muspika Bangil.
Baca Juga: Satumi, Nenek 94 Tahun dari Kabupaten Pasuruan, Siap Berangkat Haji 2025 dengan Dukungan Keluarga
Setelah kegiatan senam, berlangsunglah prosesi pemotongan kue ulang tahun oleh Ketua IBI Kabupaten Pasuruan, Sri Sudarti.
Potongan kue kemudian diserahkan secara simbolis kepada Ibu Bupati, Kepala Dinas Kesehatan, dan bidan tertua di acara tersebut, Sucita sebagai bentuk penghargaan dan kebersamaan.
Peringatan ini juga diisi dengan beberapa kegiatan signifikan, termasuk pembagian doorprize sebagai bentuk apresiasi untuk para peserta, serta penutupan acara dengan aksi bersih-bersih di lingkungan Alun-Alun Bangil yang menonjolkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan dan lingkungan sekitar.
Baca Juga: Capaian 100 Hari Kerja Bupati Yuhronur dan Wabup Dirham Percepat Pembangunan Lamongan
Ketua IBI Kabupaten Pasuruan, Sri Sudarti, yang akrab disapa Bu Dartik, menjelaskan bahwa para bidan yang hadir memiliki latar belakang dan pengalaman yang beragam.
" Ada yang seperti Ibu Sucita sampai puluhan tahun mengabdi sebagai bidan. Membantu proses persalinan para ibu yang akan melahirkan. Semuanya kumpul jadi satu di sini," ujarnya.
Selain senam dan kegiatan kebersihan, selama rangkaian peringatan HUT ini, IBI telah mengadakan beberapa program pelayanan kesehatan, seperti layanan KB gratis dan pemeriksaan IVA untuk deteksi dini kanker serviks, serta santunan untuk anak yatim.
Bu Dartik menegaskan bahwa puncak perayaan dengan senam bersama, pembagian hadiah, dan aksi bersih-bersih ini merupakan momentum yang penting untuk mempererat ikatan antarbidang sekaligus meningkatkan semangat pengabdian bagi seluruh anggota IBI.
Dalam kesempatan yang sama, Bu Dartik juga menyampaikan perhatian serius mengenai tantangan kesehatan yang kini dihadapi, terutama terkait kematian ibu melahirkan yang disebabkan oleh infeksi penyakit demam berdarah atau DBD.