jawa-timur

217 Koperasi Merah Putih Beroperasi di Banyuwangi untuk Dongkrak Ekonomi Lokal Desa dan Kelurahan

Jumat, 18 Juli 2025 | 14:42 WIB
Banyuwangi Miliki 217 Koperasi Desa Merah Putih Sesuai Instruksi Presiden 2025 (Foto: banyuwangikab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Sebanyak 217 koperasi Merah Putih kini sudah terbentuk di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Banyuwangi.

Pembentukan koperasi tersebut dilakukan sesuai dengan Instruksi Presiden dan Keputusan Presiden Nomor 9 Tahun 2025.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Banyuwangi, Koperasi ini dibentuk langsung oleh masyarakat melalui musyawarah tingkat desa atau kelurahan.

Baca Juga: Viral! Parkir Rp50 Ribu di Warung Bandung, Warga Protes Pungli, Netizen Geram Minta Pemkot Bertindak!

Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, menyampaikan dalam upacara Hari Koperasi ke-78 bahwa koperasi Merah Putih bertujuan menggerakkan ekonomi lokal lewat berbagai jenis usaha yang dikembangkan.

“Koperasi merah putih ini diharapkan mampu menggerakkan ekonomi lokal melalui aneka usaha yang dibuka. Koperasi Merah Putih tidak hanya bergerak di sektor simpan pinjam, tapi juga bidang usaha yang lebih luas sesuai dengan potensi desa/kelurahan setempat,” ujarnya.

Upacara tersebut diselenggarakan di halaman Kantor Bupati Banyuwangi dan dihadiri oleh seluruh aparatur sipil negara dan anggota koperasi desa/kelurahan.

Baca Juga: Diskopindag Malang Gelar Bimtek SIINas untuk Tertibkan Pelaporan Industri Rokok

Mujiono menjelaskan bahwa seluruh desa dan kelurahan di Banyuwangi kini memiliki koperasi Merah Putih, dengan jumlah total mencapai 217 unit.

Pembentukan koperasi ini dilakukan secara cepat sebagai tindak lanjut arahan pemerintah pusat, sambil menunggu petunjuk teknis lebih lanjut dari Presiden.

“Sesuai arahan pemerintah pusat, kami lakukan percepatan pembentukannya. Terkait teknis pelaksanaan lebih lanjut, kami kembali menunggu arahan Presiden,” jelasnya.

Baca Juga: PLN Serahkan Bantuan Grobak Sampah Listrik, Wabup Malang: Dorong Produktivitas dan Ekonomi Sosial

Lebih lanjut, Wakil Bupati mengajak generasi muda untuk berperan aktif dalam gerakan koperasi agar bisa menjawab tantangan zaman dengan tata kelola yang profesional dan transparan.

“Kita butuh lebih banyak anak muda yang tidak hanya melek teknologi, tapi juga sadar akan pentingnya ekonomi kolektif,” tambahnya.

Halaman:

Tags

Terkini