“Petugas IB di Bojonegoro ini bukan hanya datang cari pasien terus pulang tetapi juga harus mendampingi kelompok,” jelas Elfia Nuraini.
Bojo mendapat penghargaan dari Dinas Peternakan Jawa Timur sebagai kabupaten yang berkomitmen kuat mengembangkan sumber bibit sapi PO unggulan.
Tambakrejo juga dilaporkan memiliki kelompok peternak yang paling aktif dan selalu bertambah setiap tahun, serta didukung oleh asosiasi Kepo Bojo.
Selain itu, Pemkab Bojonegoro juga menggulirkan program Gerakan Ayam Petelur Mandiri (GAYATRI) dengan tujuan mengurangi kemiskinan di wilayah tersebut.
Elfia menyampaikan bahwa petugas Disnakkan tidak sekadar menyuntik inseminasi buatan, tetapi juga mendampingi program pemberdayaan masyarakat seperti GAYATRI.
“Petugas IB Berprestasi ini menjadi bukti nyata komitmen Bojonegoro dalam memajukan sektor peternakan, melestarikan warisan genetik sapi PO, dan juga menyukseskan program GAYATRI untuk mengentaskan kemiskinan di Bojonegoro,” pungkasnya. (gha)