jawa-timur

Pemkab Gresik Gelar Festival Literasi Out of The Book Bersama PT Mizan untuk Tingkatkan Minat Baca Masyarakat

Rabu, 24 September 2025 | 15:25 WIB
Festival Literasi Out of The Book di Gresik Dorong Minat Baca dan Budaya Literasi Masyarakat (Foto: gresikkab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Dalam rangka meningkatkan minat baca serta memperkuat budaya literasi, Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan bekerja sama dengan penerbit PT Mizan menyelenggarakan Festival Literasi Out of The Book.

Acara ini digelar di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) mulai 14 September hingga 14 Oktober 2025 dan secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman, pada Selasa (23/9/2025).

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Gresik, Sekretaris Daerah Achmad Washil memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Beberkan Arahan Presiden Prabowo: Aturan Fiskal Bakal Lebih Longgar untuk Dorong Ekonomi

Menurutnya, festival literasi ini tidak hanya memperingati Hari Kunjung Perpustakaan, melainkan juga menjadi momentum penting untuk mendekatkan masyarakat dengan buku, meningkatkan kegemaran membaca, serta menumbuhkan budaya literasi di Kabupaten Gresik.

Ia menekankan bahwa upaya meningkatkan literasi tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah, melainkan membutuhkan kerja sama dengan penerbit, sekolah, komunitas literasi, dunia usaha, serta seluruh lapisan masyarakat.

Berdasarkan data survei Tingkat Gemar Membaca (TGM) tahun 2024, masyarakat Gresik tercatat memiliki angka 67,51 persen yang masuk kategori sedang, dengan rata-rata membaca 3 hingga 4 judul buku dalam kurun waktu tiga bulan.

Baca Juga: Ekonom Senior Fuad Bawazier Ingatkan Penyelesaian 17+8 Tuntutan Rakyat Perlu Waktu dan Komitmen Politik

Untuk mencapai kategori tinggi, diperlukan persentase 75 hingga 90 persen, yang berarti masyarakat terbiasa membaca 5 hingga 6 judul buku dalam periode tiga bulan atau setidaknya dua buku setiap bulan.

Atas terselenggaranya festival ini, Sekretaris Daerah menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan serta PT Mizan bersama penerbit lain yang telah berkolaborasi menghadirkan bazar buku melalui program Out of The Book and Back Two Books.

Ia menegaskan bahwa membaca merupakan cara untuk membuka wawasan, sedangkan literasi menjadi pondasi dalam memperkuat daya saing.

Baca Juga: RUU Perampasan Aset Jadi Tuntutan Utama Demonstran, DPR–Prabowo Diminta Rampungkan dalam 1 Tahun

Dengan kebersamaan, Kabupaten Gresik diyakini mampu mengejar ketertinggalan dan berkembang menjadi daerah literat, berdaya saing, serta berkemajuan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik, Budi Raharjo, menyampaikan bahwa penyelenggaraan bazar buku bertujuan untuk menghadirkan ketersediaan buku berkualitas sekaligus memberikan akses lebih mudah bagi masyarakat pecinta buku.

Halaman:

Tags

Terkini