• Sabtu, 18 April 2026

Ekonom Senior Fuad Bawazier Ingatkan Penyelesaian 17+8 Tuntutan Rakyat Perlu Waktu dan Komitmen Politik

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Rabu, 24 September 2025 | 14:36 WIB
Ekonom senior, Fuad Bawazier bicara tentang waktu penyelesaian tuntutan rakyat pada pemerintah.   (Mind ID)
Ekonom senior, Fuad Bawazier bicara tentang waktu penyelesaian tuntutan rakyat pada pemerintah. (Mind ID)

wartajatim.CO.ID – Ekonom senior Indonesia, Fuad Bawazier, menilai penyelesaian terhadap berbagai tuntutan rakyat tidak bisa dilakukan secara instan. Menurutnya, pemerintah membutuhkan waktu untuk menuntaskan persoalan yang semakin kompleks.

“Tapi ingat, bahwa waktu untuk menyelesaikan masalah-masalah itu memerlukan waktu, ada yang seketika tapi umumnya memerlukan waktu,” ujar Fuad dalam acara Catatan Demokrasi, Rabu (10/9/2025).

Fuad menyebut, tuntutan rakyat bagaikan sengatan bagi pemerintah dan penguasa agar tetap waspada ketika ada kekeliruan. Ia menekankan, masalah harus dilihat dari akar persoalan karena sifatnya menyeluruh, tidak hanya sebatas lembaga pusat.

Baca Juga: Tuntutan 17+8 Bergema di DPR, Influencer Andovi-Chia: Jika Ada Niat Politik, Semua Bisa Dikebut Cepat

“Ini baru bicara soal DPR, kalau DPRD se-Indonesia bagaimana? DPRD kan juga bermasalah, sama juga seluruh Indonesia. Nah, masalah seperti itu memang bisa dilihat dari akarnya,” ungkap mantan Menteri Keuangan era Presiden Soeharto tersebut.

Lebih lanjut, Fuad menegaskan bahwa perubahan mendasar perlu dilakukan meski memerlukan proses panjang. Ia mencontohkan bahwa revisi aturan atau peraturan pemerintah tidak bisa selesai dalam waktu singkat karena menyangkut proses anggaran dan birokrasi.

“Misalnya, peraturan diubah dulu, PP-nya diubah, itu selalu makan waktu, anggarannya sudah dilakukan, itu memerlukan proses pokoknya,” jelasnya.

Baca Juga: Respons TNI atas 17+8 Tuntutan Rakyat, Salah Satunya Desakan Segera Kembali ke Barak

Menurut Fuad, unsur waktu menjadi tahap yang tidak bisa dilewati dalam merespons 17+8 Tuntutan Rakyat. Kendati demikian, ia mendorong agar pemerintah tetap memegang komitmen dengan menyiapkan rencana terukur.

“Kalau perlu, dibikin matrik schedule untuk menunjukkan ini akan dilaksanakan kapan, tapi nggak juga pasti bener kalau politik, kalau ada partai yang belum setuju, apalagi partainya banyak,” tandasnya.

Fuad optimistis perubahan bisa terwujud, asalkan dilakukan secara bertahap dengan pijakan pada hal-hal mendasar yang realistis.

(DP)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: promedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X