Demi menghindari penangkapan, mereka memutuskan berpindah ke hotel bintang lima dengan harapan bisa mendapat perlindungan dari aturan hotel internasional. Sayangnya, strategi itu tidak berhasil.
“Ternyata salah, mereka tetap terang-terangan mengikuti kami. Seluruh staf hotel Hilton dipanggil polisi dan entah dibekali arahan apa. Semua siaga saat kami berada di sana,” lanjut Zaskia.
Ia bahkan menggambarkan situasi semakin tidak nyaman karena sikap staf hotel yang penuh curiga dan tatapan marah, seolah mereka adalah tahanan.
Dalam kondisi serba tertekan itu, mereka akhirnya memilih berpura-pura menjadi wisatawan biasa demi menghindari perhatian lebih lanjut dari aparat.
“Kami terpaksa berperan sebagai turis, harus terlihat seperti piknik sambil memantau apakah para intel masih membuntuti kami,” tutupnya. (NAR)
Artikel Terkait
Pidato Prabowo di Turki Jadi Sorotan: Bela Palestina, Tuding Negara Demokrasi Tutup Mata soal Gaza
Sempat Tolak Wacana Relokasi, Menlu Sugiono Diutus Prabowo ke Palestina Bertemu Perwakilan Palestina Terkait Evakuasi Warga Gaza ke RI
PDIP Ingatkan Prabowo Tak Gegabah Buka Hubungan Diplomatik dengan Israel Sebelum Palestina Merdeka Secara Penuh