WartaJatim.CO.ID — Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia, buku-buku bertema perjuangan bangsa kembali menarik perhatian. Sejumlah karya sastra dan sejarah yang mengangkat kisah perjuangan melawan penjajahan.
Semangat nasionalisme layak dibaca kembali, terutama oleh generasi muda, sebagai pengingat akan arti kemerdekaan dan besarnya pengorbanan para pahlawan.
Berikut lima buku penting yang patut dibaca untuk mengenang kembali perjuangan para pahlawan kemerdekaan Indonesia dirangkum oleh WartaJatim, Jumat (18/07/2025)
1. Tetralogi Buru – Pramoedya Ananta Toer
Empat novel legendaris karya Pramoedya Ananta Toer, yang ditulis saat dirinya dipenjara di Pulau Buru, menceritakan kebangkitan nasional melalui tokoh Minke yang terinspirasi dari Raden Tirto Adhi Soerjo.
Baca Juga: 8 Rekomendasi Buku Bacaan Anak yang Bikin Ramadan Makin Seru dan Berarti!
Tetralogi ini terdiri dari Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah, dan Rumah Kaca. Karya ini pernah dicekal di Indonesia namun justru mendapat pengakuan internasional, dikenal sebagai The Buru Quartet.
2. Perburuan – Pramoedya Ananta Toer
Novel lain karya Pramoedya, Perburuan, ditulis dalam waktu singkat saat penulis dipenjara oleh tentara Jepang. Diterbitkan oleh Balai Pustaka pada tahun 1950, buku ini menggambarkan konflik batin seorang pemuda gerilyawan yang berjuang melawan pendudukan Jepang.
Pada 2019, Perburuan diangkat ke layar lebar bersama Bumi Manusia, menandai apresiasi baru terhadap karya Pramoedya.
3. Max Havelaar – Multatuli
Ditulis oleh Eduard Douwes Dekker dengan nama pena Multatuli, Max Havelaar pertama kali terbit pada 1860. Novel ini merupakan kritik tajam terhadap praktik kolonialisme Belanda di Hindia Belanda dan memicu diskusi luas di Eropa.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Aplikasi Ebook Terbaik Untuk Pengalaman Membaca yang Lebih Nyaman
Meski ditulis oleh seorang Belanda, buku ini menjadi bagian penting dalam sejarah perjuangan rakyat Indonesia karena membongkar ketidakadilan kolonial.
Artikel Terkait
Review Buku Orang-Orang Bloomington! Potret Kesepian dan Keterasingan dalam Sastra
Makna Kehidupan dalam Buku The Little Prince Karya Antoine de Saint-Exupéry
Komunitas Literasi Majang Buku di Lumajang: Membangun Kesadaran Membaca di Era Digital
Sejarah Hari Buku Sedunia: Dari Barcelona ke Seluruh Dunia
Wakil Bupati Malang Hadiri Launching Buku Biografi Neng Syafiyah di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
Hari Buku Nasional 2025, Puguh Wiji Pamungkas Ajak Masyarakat Giat Membaca Demi Indonesia Emas