• Sabtu, 18 April 2026

Membangun Budaya Literasi di Kota Malang ala Dr. Akhdiyat Syabril Ulum

Photo Author
Bridgeta Elisa Putri, Wartajatim.co.id
- Rabu, 26 Februari 2025 | 19:21 WIB
Dr. H. Akhdiyat Syabril Ulum, S.Kom, MM, Anggota Komisi C DPRD Kota Malang (Foto: dok Tim Humas Akhdiyat Syabril Ulum)
Dr. H. Akhdiyat Syabril Ulum, S.Kom, MM, Anggota Komisi C DPRD Kota Malang (Foto: dok Tim Humas Akhdiyat Syabril Ulum)

WartaJatim.CO.ID - Di tengah gempuran digitalisasi, literasi tetap menjadi pondasi penting bagi kemajuan masyarakat. Hal ini mendorong Dr. H. Akhdiyat Syabril Ulum, S.Kom, MM, Anggota Komisi C DPRD Kota Malang, untuk menginisiasi kegiatan penguatan literasi melalui usulan Pokok Pikiran (Pokir) Tahun Anggaran 2025.

Acara yang berlangsung di Aula Perpustakaan Kota Malang ini tidak hanya menjadi ajang berbagi pengetahuan, tetapi juga menginspirasi banyak peserta untuk berkontribusi dalam gerakan literasi di komunitas mereka.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Malang, Ir. Yayuk Hermiati, MH, membuka acara dengan menekankan pentingnya gerakan literasi dalam membentuk karakter masyarakat.

Baca Juga: Peningkatan Kualitas Layanan Publik di Desa Banjarejo Dibahas dalam FGD Bersama DPRD Malang

"Literasi adalah kunci untuk menciptakan masyarakat yang cerdas dan berdaya saing," ujarnya.

Dr. Akhdiyat Syabril Ulum dalam sesi motivasi membagikan kiat sukses membangun budaya literasi.

Ia menyatakan, "Ada tiga hal yang membuat seseorang sukses dalam membaca: ketertarikan, kebutuhan, dan kesyukuran. Ketika ketiga hal ini dimiliki, membaca bukan lagi kewajiban, melainkan menjadi kebutuhan yang membawa perubahan besar dalam hidup."

Baca Juga: Temui Warga Poncokusumo Malang, Puguh DPRD Jatim Dicurhati Potensi Wisata TNBTS

Acara ini juga menghadirkan penggerak Taman Baca Masyarakat (TBM) "Merdekata" Klojen, yang berbagi kisah perjuangannya dalam membangun taman baca.

"Awalnya, hanya ada tiga anak yang datang. Kami tidak punya tempat dan sempat disepelekan. Namun, selama ada niat baik, pasti ada jalan," ungkapnya.

Kini, taman bacanya telah berkembang dengan fasilitas yang lebih baik dan dukungan relawan.

Diskusi berlangsung dengan antusiasme tinggi, di mana peserta aktif mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman tentang cara membangun rumah pintar yang menarik bagi anak-anak.

Baca Juga: Pemkot Malang Ajukan Empat Ranperda ke DPRD, Fokus PAD dan Pengelolaan Parkir

Sebagai bentuk apresiasi, Dinas Perpustakaan Kota Malang memberikan bantuan berupa rak buku dan sejumlah buku anak kepada peserta, yang disambut dengan gembira.

Beberapa peserta, seperti Ibu Tuti Kusmiati, berencana membuka rumah pintar di Pos PAUD sebagai komitmen untuk menguatkan literasi di masyarakat. "Insya Allah, rencana saya nanti mau kami buka setiap hari Sabtu dan Minggu," ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Baharudin Gia

Sumber: WartaJatim.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X