• Sabtu, 18 April 2026

Pemerintah Kota Malang Lakukan Panen Cabai Perdana untuk Stabilkan Harga Bahan Pokok Menjelang Idulfitri

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Jumat, 14 Maret 2025 | 12:46 WIB
Pemerintah Kota Malang Lakukan Panen Cabai untuk Stabilkan Harga Menjelang Idulfitri (Foto: malangkota.go.id)
Pemerintah Kota Malang Lakukan Panen Cabai untuk Stabilkan Harga Menjelang Idulfitri (Foto: malangkota.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Pemerintah Kota Malang terus berupaya menekan inflasi melalui berbagai program dan kebijakan yang inovatif.

Pada Kamis, 13 Maret 2025, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama Wakil Wali Kota, Ali Muthohirin, dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melakukan panen cabai perdana di Kampung Baran, Kelurahan Wonokoyo.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kota Malang, Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan cabai di pasaran dan menstabilkan harga menjelang Hari Raya Idulfitri.

Baca Juga: Kumpulan Ucapan Idul Fitri 1446 H yang Keren, Kekinian, dan Berkesan Cocok untuk Status WA & Instagram!

Panen cabai ini dilakukan di lahan seluas 8.000 meter persegi, yang merupakan bagian dari upaya Pemkot Malang untuk mengatasi masalah inflasi yang sering mengganggu kestabilan harga bahan pokok.

Jenis cabai yang dipanen adalah cabai caliber, yang dikenal sebagai salah satu varietas terbaik di pasaran.

Wali Kota Wahyu Hidayat menyatakan, “Alhamdulillah, meskipun kita berada di Kota Malang, masih ada lahan pertanian yang cukup luas. Panen ini menjadi langkah penting dalam menjaga stabilitas harga cabai di Kota Malang, sehingga kita tidak terlalu bergantung pada pasokan dari luar kota.”

Baca Juga: Netizen Geram! 2 Tayangan Ini Tetap Membuka Jalur Karir Bagi Kim Soo Hyun di Tengah Kasusnya Dengan Kim Sae Ron

Dengan adanya panen ini, diharapkan dapat membantu mengimbangi lonjakan harga cabai yang sering terjadi, terutama menjelang momen penting seperti Hari Raya Idulfitri.

Wahyu juga mengungkapkan bahwa di Kota Malang terdapat lahan pertanian cabai di beberapa wilayah lain, seperti Kelurahan Merjosari, yang mencapai sekitar 30 hektare.

Setelah melakukan panen cabai, Wali Kota melanjutkan kunjungannya ke peternakan ayam petelur untuk memantau harga telur di tingkat peternak.

Baca Juga: Siti Faujiah Resmi Memimpin TP PKK Kota Batu: Serah Terima Jabatan yang Menandai Komitmen Pemberdayaan Perempuan dan Inovasi Sosial

Ia mencatat bahwa harga telur di peternakan mengalami penurunan dari Rp23.000,- menjadi Rp22.000,- per kilogram. Namun, harga telur di pasar masih bertahan di angka Rp28.000 per kilogram.

“Kami ingin memastikan harga-harga di pasaran tetap stabil. Untuk stok bahan pokok, termasuk cabai dan telur masih dalam kondisi aman,” jelasnya.

Dengan berbagai langkah yang diambil, Pemerintah Kota Malang berharap dapat menjaga ketersediaan bahan pokok dan menstabilkan harga.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: malangkota.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X