• Sabtu, 18 April 2026

Bupati Malang dan Gubernur Jatim Dorong Rehabilitasi Irigasi dan Pembangunan Jalan Tol untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan di Kabupaten Malang

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Rabu, 16 April 2025 | 10:02 WIB
Percepatan Infrastruktur Irigasi dan Jalan Tol Jadi Fokus Pemerintah di Kabupaten Malang (Foto: malangkab.go.id)
Percepatan Infrastruktur Irigasi dan Jalan Tol Jadi Fokus Pemerintah di Kabupaten Malang (Foto: malangkab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menghadiri rapat tertutup dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo di Jakarta pada Senin (14/4).

Rapat ini bertujuan untuk membahas komitmen pemerintah pusat dalam mendukung swasembada pangan melalui pengembangan dan rehabilitasi jaringan irigasi di wilayah Jawa Timur.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Malang, Menteri Dody menegaskan pentingnya infrastruktur irigasi yang baik untuk meningkatkan produktivitas pertanian di daerah yang terdampak bencana alam.

Baca Juga: Hakim Tersangka Suap Kasus Korupsi CPO diberhentikan Sementara. MA Ngaku Prihatin!

 

Dalam rapat tersebut, Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan bahwa rehabilitasi jaringan irigasi menjadi salah satu prioritas utama pemerintah untuk mendukung ketahanan pangan.

Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Jaringan Irigasi menjadi landasan kuat bagi pemerintah daerah dalam mencapai target swasembada pangan.

Menanggapi hal ini, Bupati Sanusi mengajukan permohonan bantuan dari Kementerian PU untuk memperbaiki infrastruktur irigasi yang rusak akibat bencana alam.

Baca Juga: Tersandung Skandal Suap Kasus Korupsi CPO, Hakim yang Sidangkan Tom Lembong Mendadak Diganti

Kerusakan tersebut, termasuk tanggul dan bendungan yang jebol, telah menyebabkan penurunan signifikan dalam produksi pertanian di Kabupaten Malang.

Bupati Sanusi menjelaskan bahwa saat ini, petani hanya dapat melakukan satu kali panen dalam setahun karena banyak sawah yang tidak terairi dengan baik.

Selain isu irigasi, Bupati Sanusi juga mengusulkan rencana pembangunan jalan tol Kepanjen - Malang yang memiliki panjang sekitar 30 kilometer.

Baca Juga: Pemkot Malang Siapkan Fasilitas untuk Program Sekolah Rakyat, Inisiatif Pendidikan bagi Anak Miskin Ekstrem

Proyek jalan tol ini telah ditetapkan sebagai prioritas pemerintah pusat dan direncanakan akan dilaksanakan antara tahun 2025 hingga 2029.

''Termasuk itu (jalan tol Kepanjen - Malang, Red) dan pekerjaan-pekerjaan lain yang dibutuhkan masyarakat, antara lain untuk irigasi dan pengairan. Dimana produksi padi di Kabupaten Malang menurun karena banyak tanggul-tanggul yang jebol seperti Sungai Konto, Sungai Lesti, Sungai Sumberbanteng sehingga banyak persawahan tidak dapat diairi."

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Baharudin Gia

Sumber: malangkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X