• Sabtu, 18 April 2026

Wakil Menteri Dalam Negeri dan Bupati Malang Tinjau Potensi Koperasi Desa Merah Putih di Desa Randugading untuk Dorong Ekonomi Lokal

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Jumat, 2 Mei 2025 | 19:06 WIB
Wamendagri Bima Arya Tinjau Potensi Koperasi Desa Merah Putih di Randugading, Malang (Foto: malangkab.go.id)
Wamendagri Bima Arya Tinjau Potensi Koperasi Desa Merah Putih di Randugading, Malang (Foto: malangkab.go.id)

Baca Juga: Presiden Prabowo Larang Wartawan Liput Pidato di Acara Danantara, Publik Pertanyakan Transparansi

Namun, Wamendagri juga mengingatkan bahwa tantangan seperti kurangnya minat, modal, adaptasi terhadap perkembangan zaman, dan konflik antar pengurus harus dihadapi dengan serius.

Selain meninjau unit usaha, Wamendagri juga mengunjungi tiga titik strategis di Desa Randugading.

Pertama, sumber air yang dikelola bersama PDAM Tirta Kanjuruhan yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai unit usaha koperasi.

Baca Juga: Gangguan Ormas Mengancam Investasi di Pabrik Mobil BYD dan VinFast

Kedua, peternakan sapi perah yang sudah disimulasikan untuk mendapatkan modal dan teknologi modern seperti mesin perah.

Ketiga, lahan tebu yang hasil panennya bisa mencapai 10 ton per hektar dan berpotensi menjadi bagian dari unit usaha koperasi.

"Jadi Desa Randugading ini memiliki banyak potensi untuk dikembangkan untuk menjadi unit usaha koperasi Merah Putih. Koperasi ini merupakan harapan bangsa untuk meningkatkan ekonomi secara gotong royong sehingga semua warga berkesempatan untuk berusaha dengan dibina oleh Koperasi Merah Putih, baik di bidang permodalan, kertrampilan, budidaya pertanian, perikanan, perternakan dan lainnya. Dari 390 desa kelurahan sudah berdiri 312 koperasi merah putih, Wamendagri sapaan akrabnya sangat optimis koperasi-koperasi ini pada akhir bulan Mei sudah berdiri," pungkasnya.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Ungkap Rencana Kirim Siswa Nakal ke Barak TNI demi Pulihkan Jati Diri

Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M, menyatakan bahwa Pemkab Malang memberikan dukungan melalui supervisi dan bantuan biaya untuk pembuatan Akta Notaris koperasi.

Ia juga menyebutkan berbagai inovasi yang telah dikembangkan di Kabupaten Malang, seperti pertanian kentang Granola di Poncokusumo, produksi garam tunel di Malang Selatan, serta peternakan kambing, ayam, sapi, dan perikanan lele yang melibatkan generasi muda.

Bupati Malang optimis bahwa kunjungan Menteri dan Wakil Menteri akan semakin memajukan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Malang.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati Tinjau Kesiapan Flushing Waduk Wlingi dan Lodoyo di Sungai Brantas untuk Antisipasi Banjir

"Insya Allah Kabupaten Malang jika sering dikunjungi oleh Menteri dan Wakil Menteri akan semakin makmur. Untuk koperasi merah putih nantinya akan menjadi bahan usaha dari inovasi yang sudah dikembangkan anak-anak muda di Kabupaten Malang," yakin Bupati Malang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Baharudin Gia

Sumber: malangkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X