“Memang tidak semua warga bekerja langsung di dalam wisata ini, tetapi banyak yang mendapatkan manfaat tidak langsung, seperti menjadi pemasok makanan, kerajinan tangan, dan membuka warung di sekitar lokasi,” ungkapnya.
Menurutnya, pemerintah seharusnya membuka ruang komunikasi terbuka antara pihak pengelola, investor, dan masyarakat sebelum mengambil keputusan besar seperti pembongkaran atau penutupan.
Tak hanya menawarkan hiburan visual, Santerra juga menyuguhkan edukasi lingkungan yang menarik bagi anak-anak.
Baca Juga: Fahri Hamzah Soroti Rumah Subsidi yang Harus Layak: Tipe 36 Sudah Sesuai SDGs
Pengunjung dapat mengenal berbagai tanaman, metode penanaman, serta khasiat herbal secara langsung dan interaktif.
“Ini bisa jadi wisata edukatif yang menyenangkan. Anak-anak tidak hanya bermain, tapi juga belajar soal lingkungan dan pentingnya menjaga alam,” kata David.
Dalam operasionalnya, Santerra menyerap banyak tenaga kerja dari warga lokal. Kehadiran tempat ini juga memberi dampak ekonomi lanjutan berupa peningkatan sektor usaha kecil dan menengah di sekitarnya.
David berharap bahwa setiap keputusan mengenai masa depan Santerra mempertimbangkan keberlangsungan hidup masyarakat yang telah merasakan dampaknya.
Ia menekankan bahwa kawasan Pujon kini sedang berkembang menuju pusat wisata potensial yang harus dijaga bersama.
“Pujon sedang tumbuh menjadi daerah wisata unggulan. Mari duduk bersama, cari solusi. Kita bisa jaga lingkungan sambil tetap membuka peluang ekonomi,” tutup David. (net)
Artikel Terkait
Liburan Seru di Florawisata Santerra Wisata Taman Bunga dan Wahana!
Rekomendasi 7 Wisata Malang Terpopuler yang Bikin Kamu Gak Mau Pulang mulai dari Wisata Hits, Terfavorit, dan Batu Paling Eksklusif!
Rekomendasi 7 Wisata Alam Malang Murah dan Terbaru yang Jadi Hidden Gem Rahasia Para Wisatawan 2025!
Temukan Wisata Alam Malang Terbaru: Hidden Gem Murah yang Bikin Liburanmu Tak Terlupakan!
Pemkab Banyuwangi Tingkatkan Fasilitas Parkir dan Air Bersih di Taman Wisata Alam Gunung Ijen untuk Kenyamanan Wisatawan
DPRD Malang Naikan Isu Pembongkaran Santerra de Laponte, Warga Pujon Kecewa: Kenapa Baru Sekarang?