• Sabtu, 18 April 2026

ICASVE 2025 Fakultas Vokasi UB Bahas Kewirausahaan, Kreativitas, dan Inovasi AI di Era Digital

Photo Author
Baharudin Gia, Wartajatim.co.id
- Minggu, 3 Agustus 2025 | 09:47 WIB
Vokasi UB Gelar ICASVE 2025, Bahas Kewirausahaan hingga Kreatifitas di Era Digital (dok.Wartajatim)
Vokasi UB Gelar ICASVE 2025, Bahas Kewirausahaan hingga Kreatifitas di Era Digital (dok.Wartajatim)

WartaJatim.co.id - Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya (UB) kembali menghadirkan International Conference on Applied Science for Vocational Education (ICASVE) 2025, sebuah konferensi internasional tahunan yang berlangsung pada 1 dan 2 Juli 2025. Mengusung tema “Entrepreneurship, Creativity, and AI-driven Innovation in the Digital Era,” acara ini menyoroti tantangan dan peluang kewirausahaan serta kreativitas yang dipengaruhi oleh teknologi kecerdasan buatan di era transformasi digital.

Dekan Fakultas Vokasi UB, Mukhammad Kholid Mawardi, Ph.D., menjelaskan bahwa ICASVE merupakan bagian dari agenda rutin fakultas yang sekaligus menjadi indikator kinerja utama (IKU). "Konferensi ini bertujuan mempertemukan para peneliti dan pengambil kebijakan untuk berdiskusi, menghasilkan publikasi ilmiah, dan merancang rekomendasi kebijakan yang relevan mengenai kewirausahaan, kreativitas, serta pemanfaatan AI," katanya.

Menurut Kholid, isu kewirausahaan dan AI kini menjadi sangat relevan, tidak hanya dalam dunia bisnis tetapi juga di sektor pendidikan. Ia menambahkan, "AI dapat menjadi pisau bermata dua. Di satu sisi, AI mempercepat pengolahan informasi serta mitigasi risiko bisnis, namun di sisi lain berpotensi melemahkan daya pikir kritis jika tidak diimbangi pengelolaan yang tepat dalam pendidikan."

Pembahasan lain yang menarik adalah bagaimana pendidikan vokasi di era digital dapat didesain untuk tetap menghasilkan lulusan yang kreatif dan solutif, meskipun akses ke teknologi AI semakin mudah. "Perdebatan ini masih terus berkembang, dan ICASVE adalah forum yang tepat untuk membahasnya secara akademis," ujar Kholid.

Dalam konferensi kali ini, peserta dan pembicara datang dari berbagai negara, termasuk Sudan, Malaysia, Singapura, Thailand, serta universitas internasional seperti Constructor University dari Jerman, James Cook University di Singapura, dan National Kaohsiung University of Hospitality & Tourism di Taiwan. Ketua Pelaksana ICASVE 2025, Sovia Rosalin, S.A.P., M.A.B., menyampaikan, "Jumlah peserta sekitar 90 orang, baik dari dalam maupun luar negeri, memperlihatkan antusiasme yang tinggi terhadap topik yang diangkat."

Sovia berharap melalui konferensi ini, Fakultas Vokasi UB dapat memperluas jejaring kerja sama internasional sekaligus mendukung prioritas universitas dalam program internasionalisasi kampus. Konferensi ini juga diharapkan menghasilkan artikel-artikel yang siap dipublikasikan di jurnal bereputasi sekaligus menjadi masukan bagi pemerintah dan perguruan tinggi untuk pengembangan kewirausahaan serta integrasi AI dalam pendidikan vokasi.

Mukhammad Kholid menutup pembicaraannya dengan pandangan filosofis tentang perkembangan AI. "Kehadiran AI harus dipandang sebagai bagian dari evolusi teknologi seperti internet dan revolusi industri. Dampaknya dalam bidang kewirausahaan dan pendidikan akan terus berkembang di masa depan."

ICASVE 2025 menjadi bukti nyata komitmen Fakultas Vokasi UB dalam mendorong inovasi, kreativitas, dan kewirausahaan yang adaptif terhadap kemajuan teknologi digital. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Baharudin Gia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X