WartaJatim.CO.ID - Kecamatan Kedungkandang menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara bagi anak-anak dan remaja pada Jumat (5/9/2025).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Kedungkandang ini diikuti Forum Anak Kota Malang, Forum Anak Kecamatan Kedungkandang, perwakilan Forum Anak dari 12 kelurahan, serta siswa-siswi SMP hingga SMA/SMK.
Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kota Malang, Camat Kedungkandang, Fahmi Fauzan AZ, menekankan pentingnya menanamkan nilai kebangsaan sejak dini di tengah derasnya arus informasi digital yang berpotensi memengaruhi pola pikir anak-anak.
Baca Juga: Fenomena Vampir Ekonomi, Metafora Unik Kebijakan Publik dalam Atasi Inflasi dan Masalah Sosial
“Kegiatan ini diselenggarakan untuk anak-anak di wilayah Kecamatan Kedungkandang, baik yang bertempat tinggal maupun bersekolah di sini. Harapannya, yang hadir bisa menyebarkan kembali ilmu yang diperoleh kepada teman-temannya, sehingga wawasan kebangsaan ini bisa terus menyebar,” jelasnya.
Fahmi menambahkan bahwa peserta yang hadir merupakan perwakilan dari jumlah anak yang cukup besar di wilayahnya, sehingga memiliki tanggung jawab moral untuk menularkan pengetahuan kepada lingkungan sekitar.
“Semoga peserta yang hadir saat ini nanti juga bisa menularkan ke teman-teman yang lain,” harapnya.
Baca Juga: Jangan Bingung! Begini Cara Menyusun Itinerary Liburan untuk Long Weekend agar Lebih Berkesan
Materi pertama disampaikan oleh Sukristyono A., Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya dan Agama Bakesbangpol Kota Malang.
Sukristyono menjelaskan bahwa bela negara tidak hanya diwujudkan melalui perjuangan fisik, tetapi juga dengan menangani persoalan bangsa seperti korupsi, narkoba, dan terorisme.
Ia menekankan pentingnya empat pilar kebangsaan: UUD NRI 1945, Pancasila, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi persatuan bangsa.
Menurut Sukristyono, perjalanan panjang Indonesia dari masa kemerdekaan hingga era reformasi harus dijadikan pelajaran agar negara tidak kehilangan jati diri.
Khailila Arumdapta, anggota Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Muda Jawa Timur, memberikan perspektif tentang partisipasi anak dalam pembangunan.
Artikel Terkait
Wakil Wali Kota Malang Buka Fortasi Muhammadiyah 1, Dorong Sekolah Tanpa Perundungan dan Cetak Generasi Emas
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Bersilaturahmi dengan 700 Pengemudi Ojol Bahas Aspirasi hingga Jaga Kondusivitas Kota
Wakil Wali Kota Malang Tekankan Pentingnya Urban Farming untuk Ketahanan Pangan, Ekonomi, dan Perekat Sosial Warga
Wali Kota Wahyu Hidayat Paparkan Ranperda Perubahan APBD 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Malang
Wali Kota Wahyu Hidayat Tekankan Solidaritas Warga Saat Apel Sinergi Guyub Damai di Kota Malang