Namun, untuk pemasangan tiang pancang yang membutuhkan pencahayaan dan pengawasan ketat, pekerjaan dilakukan pada siang hari.
Baca Juga: Pemerintah Wajibkan Dua Sertifikasi Utama untuk Dapur MBG, Ini Tujuannya!
Secara keseluruhan, terdapat 32 tiang pancang yang akan menjadi penopang utama struktur jembatan.
Pemkot menilai penggunaan tiang pancang dalam jumlah tersebut akan memperkuat daya tahan jembatan terhadap beban kendaraan dan kondisi lingkungan di sekitarnya.
Wali Kota Wahyu Hidayat menegaskan, pelebaran jembatan ini merupakan bagian penting dari program penataan transportasi Kota Malang. Proyek ini juga berkaitan dengan penyelesaian revitalisasi Pasar Gadang, yang diharapkan dapat mengurai kemacetan di kawasan selatan. “Insyaallah jika pelebaran ini selesai dan Pasar Gadang juga tuntas, kemacetan di kawasan ini bisa diurai,” ujarnya.
Baca Juga: Kemenkes Awasi Ketat Program Makan Bergizi Gratis, Terapkan Sistem Pelaporan Mirip COVID-19
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Dandung Julhardjanto, menjelaskan bahwa ruas Jalan KH Malik Dalam saat ini menjadi jalur utama masyarakat dari dan menuju pusat kota.
Tingginya volume kendaraan serta banyaknya cabang jalan di sekitar jembatan menjadi alasan utama dilakukan pelebaran.
“Manuver kendaraan keluar-masuk kawasan ini sangat terbatas. Dengan pelebaran lima meter di masing-masing sisi, kita harapkan arus lalu lintas jadi lebih lancar dan aman,” terang Dandung.
Selama proses pembangunan, Pemkot Malang juga berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Satlantas Polresta Malang Kota untuk mengatur rekayasa lalu lintas di sekitar proyek. Langkah ini diambil agar aktivitas masyarakat tetap berjalan normal tanpa gangguan signifikan.
Dengan adanya pelebaran Jembatan KH Malik Dalam, Pemkot Malang berharap konektivitas antarwilayah semakin baik, serta distribusi kendaraan menuju kawasan selatan dapat berjalan lebih efisien.
Pembangunan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan infrastruktur transportasi yang modern, aman, dan berkelanjutan bagi warga Kota Malang. (gha)
Artikel Terkait
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Hadiri Wisuda ITN Malang, Dorong Lulusan Terapkan Ilmu dan Disiplin dalam Pembangunan Bangsa
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Dorong Gerakan Ngalam Rijik untuk Jaga Sungai Metro dan Wujudkan Kota Bebas Banjir 2028
Peninjauan Langsung Wali Kota Malang di SPPG Buring untuk Tingkatkan Keamanan Makanan Anak Sekolah
Wali Kota Malang Resmikan Anjungan Air Siap Minum di Kayutangan Heritage sebagai Inovasi Akses Air Bersih Digital bagi Warga
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Kunjungi Santri Korban Musibah Ponpes Al Khoziny dan Berikan Dukungan