Momen ini juga menjadi langkah penting dalam mewujudkan visi besar menuju “Malang City of Media Art.”
Baca Juga: Mahfud MD Puji Langkah Berani Menkeu Purbaya: Tak Naikkan Pajak dan Tegas Berantas Korupsi
Rangkaian kegiatan ICCF 2025 akan menyuguhkan beragam acara menarik. Salah satunya International Conference ‘Future Creative Ecosystem: AI, Media Art, and Digital Humanity’ yang membahas masa depan industri kreatif di era kecerdasan buatan.
Selain itu, Festival Mbois 2025 akan hadir dengan konsep baru yang memadukan seni instalasi, musik, digital experience, dan showcase dari komunitas kreatif muda.
Tak kalah penting, akan digelar pula Kongres ICCN yang dihadiri lebih dari 260 delegasi dari seluruh Indonesia. Forum tersebut menjadi wadah bagi para pelaku kreatif untuk merumuskan arah gerakan kreatif nasional menuju tahun 2045.
Menurut Wali Kota Sutiaji, tema besar “Nusantaraya: Senyawa Malang Raya” menjadi semangat utama dalam penyelenggaraan ICCF tahun ini.
Tema tersebut diharapkan dapat memunculkan kekuatan baru yang mendorong terbentuknya gerakan menuju Jawa Timur sebagai provinsi kreatif atau Creative Province.
“Karenanya, saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung suksesnya gelaran ICCF 2025. Karena dengan bersatu, berkreasi, dan berkolaborasi, dari Malang Raya, kreativitas Indonesia akan bersinar untuk Nusantara,” pungkasnya. (gha)
Artikel Terkait
Wali Kota Wahyu Hidayat Tinjau Langsung Warga Terdampak Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang di Kota Malang
Satpol PP Kota Malang Edukasi Pelajar SMKN 10 Lewat Program Kawasan Tanpa Rokok untuk Lingkungan Sehat
Ratusan Mobil Klasik Volkswagen Hiasi Balai Kota Malang, Wali Kota Wahyu Hidayat Ajak Komunitas Otomotif Dukung Ekonomi Kreatif
Wali Kota Malang Apresiasi Pemeriksaan Mata dan Pembagian 500 Kacamata Gratis Bagi Pelajar Dalam Peringatan World Sight Day 2025