malang

Bimbingan Teknis Untuk 600 Pekerja Industri Hasil Tembakau di Malang Tingkatkan Keterampilan dan Kemandirian Ekonomi UMKM

Kamis, 26 Juni 2025 | 16:09 WIB
Wali Kota Malang Dorong Pekerja Industri Hasil Tembakau Raih Kesejahteraan Lewat DBHCHT (Foto: malangkota.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang mengadakan bimbingan teknis (bimtek) bagi 600 pekerja industri hasil tembakau pada Rabu, 25 Juni 2025.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kota Malang, pelatihan ini dilaksanakan di Harris Hotel and Conventions Malang dan didanai dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) para buruh pabrik rokok melalui pelatihan keterampilan serta pemberian alat usaha.

Baca Juga: Atlet Kabupaten Pasuruan Berprestasi Gemilang Raih 7 Medali Emas di PORPROV Jawa Timur 2025 Malang Raya

Peserta bimtek berasal dari delapan perusahaan rokok di Kota Malang, termasuk PT Sinar Mahkota Mas, PR Djagung Padi Mas, dan CV Karya Rasa Utama.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan bahwa DBHCHT harus dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja industri tembakau.

“Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Semangat ini tercermin dalam visi Dasa Bakti Ngalam Laris, yaitu penguatan ekonomi kerakyatan lewat pemberdayaan UMKM,” ujarnya.

Baca Juga: Dorong Konsumsi Ikan Anak Usia Sekolah, FORIKAN Pasuruan Sinergikan Edukasi Gemarikan dan Kreativitas Olahan

Ia menambahkan, selain bantuan alat usaha, program ini juga memberikan pelatihan keterampilan agar pekerja dapat mengembangkan kemandirian ekonomi secara mandiri.

Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, menerangkan bahwa bimtek ini merupakan upaya pemberian motivasi usaha lewat stimulan alat dan pelatihan oleh tenaga profesional.

Program DBHCHT tahun ini tetap menyasar 600 pekerja, sehingga total sudah mencapai 1.200 pekerja dari sekitar 19 ribu karyawan industri hasil tembakau di Malang.

Baca Juga: Wakil Bupati Mojokerto Lepas 323 Atlet dan 35 Official untuk Berlaga di PORPROV IX Jawa Timur 2025 di Malang Raya

Eko menyebutkan, tujuan utama adalah agar peserta dapat lebih mandiri secara ekonomi dan meningkatkan standar hidup mereka melalui pengembangan UMKM.

Bantuan yang diberikan disesuaikan dengan minat dan keahlian peserta berupa alat usaha di bidang katering, kue, fesyen, minuman kekinian, kopi, hingga barbershop.

Halaman:

Tags

Terkini