malang

Pemkot Malang dan Bakesbangpol Jatim Bersinergi Cegah Narkoba, Radikalisme, dan Premanisme Lewat Sosialisasi Masyarakat

Kamis, 17 Juli 2025 | 20:03 WIB
Ida Ayu Ajak Masyarakat Bersatu Tangkal Narkoba, Premanisme, dan Radikalisme di Kota Malang (Foto: malangkota.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Pemerintah Kota Malang bersinergi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jawa Timur dalam upaya menekan penyebaran narkotika dan menangkal paham-paham destruktif yang dapat merusak kehidupan sosial masyarakat.

Kolaborasi tersebut diwujudkan dalam bentuk kegiatan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika serta Prekursor Narkotika (P4GN-PN), yang sekaligus membahas langkah antisipatif terhadap premanisme dan radikalisme.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kota Malang, Acara berlangsung pada Rabu (16/7/2025) di Grha Purva Praja, yang merupakan gedung bekas Islamic Center di Kota Malang, dan diikuti oleh berbagai lapisan masyarakat.

Baca Juga: Diam-diam Disiapkan Ketat, Tim Muda Binaan BRI Ini Siap Guncang Piala Dunia Remaja di Swedia

Peserta yang hadir terdiri dari para pendidik, tokoh agama, anggota organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat umum, yang dianggap memiliki posisi penting dalam membangun kesadaran kolektif terhadap ancaman narkotika dan ideologi radikal.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni, hadir mewakili Wali Kota Malang dan memberikan apresiasi terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia menyatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan langkah strategis dalam membangun Kota Malang yang aman, bersih dari pengaruh narkotika, bebas dari praktik premanisme, serta terlindung dari bahaya paham radikal yang mengancam persatuan.

Baca Juga: Jaringan Pemred Promedia Jateng Audiensi dengan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Perkuat Sinergi Media dan Pemerintah

“Ancaman narkotika, premanisme, dan radikalisme adalah persoalan serius yang terus menghantui bangsa kita, tak terkecuali Kota Malang,” tegas Dayu.

“Berbagai program dan kebijakan telah kami rumuskan, mulai dari edukasi, fasilitasi rehabilitasi, hingga penguatan koordinasi dengan aparat penegak hukum,” tambahnya.

“Berikan pemahaman yang mendalam kepada siswa siswi tentang dampak buruk penyalahgunaan narkotika, serta pentingnya menjaga persatuan dalam keberagaman,” tuturnya.

Baca Juga: Surfing hingga River Tubing di Medewi Bali, Desa Wisata yang Sembunyikan Surga Ombak dan Sunset

Dayu, sapaan akrab Ida Ayu, menjelaskan bahwa para peserta yang hadir dalam kegiatan ini memiliki peran sebagai agen perubahan yang diharapkan mampu menyebarkan nilai-nilai positif di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, melalui kegiatan ini peserta akan mendapatkan wawasan menyeluruh terkait bahaya narkotika, modus-modus penyebarannya, serta langkah-langkah konkret yang bisa diambil untuk pencegahan.

Halaman:

Tags

Terkini