malang

Pendampingan Penggunaan SIINas oleh Diskopindag Kota Malang Dorong Tertib Pelaporan Industri Hasil Tembakau

Jumat, 18 Juli 2025 | 14:47 WIB
Diskopindag Kota Malang Fasilitasi Pelatihan SIINas bagi Pabrik Rokok untuk Data Industri Tepat dan Akurat (Foto: malangkota.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang menyelenggarakan kegiatan pendampingan penggunaan Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) bagi pelaku Industri Hasil Tembakau (IHT).

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kota Malang, Kegiatan ini berlangsung di Regent’s Park Hotel, Kota Malang, pada Jumat, 18 Juli 2025.

Sebanyak 100 perwakilan pabrik rokok mengikuti pelatihan teknis mengenai cara pendaftaran dan pelaporan data industri melalui platform resmi Kementerian Perindustrian.

Baca Juga: Ahmad Dhani Laporkan Lita Gading soal Perundungan Anak, Kuasa Hukum: Tidak Ada Unsur Menjatuhkan Mental

SIINas merupakan sistem yang mewajibkan pelaku industri menyampaikan data secara akurat dan tepat waktu kepada pemerintah pusat.

Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, menyebutkan bahwa pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kementerian Perindustrian.

“Hari ini kita lakukan bimbingan teknis pengisian SIINas. Ini merupakan arahan dari Kemenperin agar pelaporan industri dilakukan secara berkala setiap tiga bulan, atau empat kali dalam setahun,” ujarnya.

Baca Juga: 'Ada Kearifan Lokal yang Harus Diperhatikan' Kapolres Beri Ucapan Soal Penolakan Band Hindia Tampil di Festival Tasikmalaya

Pelaporan yang tertib dan terstruktur sangat penting untuk memantau pertumbuhan industri di daerah, khususnya di Kota Malang.

Eko menegaskan bahwa data dan dokumen riil di lapangan harus didata secara tepat agar berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.

“Pengisian data ini sangat penting, karena negara ini perlu pertumbuhan ekonomi yang besar. Maka, data dan dokumen riil di lapangan harus benar-benar terdata secara akurat,” tambahnya.

Baca Juga: KDM Beri Nasihat soal Rumah Tangga, Putra Dedi Mulyadi akan Menikah dengan Wabup Garut

Ia juga mengakui bahwa masih banyak pelaku industri yang belum terlatih dalam penggunaan SIINas, sehingga pelaporan belum sepenuhnya tertib.

“Mungkin saat ini belum tertib karena SDM-nya belum terlatih. Pengetahuan tentang SIINas belum menyeluruh dan belum menjangkau semua industri di daerah. Oleh karena itulah pelatihan seperti ini sangat dibutuhkan,” kata Eko.

Halaman:

Tags

Terkini