malang

Rendra MS DPRD Kota Malang: Batik Adalah Jati Diri Bangsa yang Harus Dijaga dan Diwariskan

Kamis, 2 Oktober 2025 | 10:16 WIB
Rendra Masdrajad Safaat (kedua dari kanan) menyerukan semangat menjaga batik sebagai identitas bangsa di Hari Batik Nasional. (Foto: Instagram @rendra.m.s)

WartaJatim.CO.ID - Peringatan Hari Batik Nasional pada Kamis, 2 Oktober 2025, menjadi momentum bagi Anggota Komisi C DPRD Kota Malang, H. Rendra Masdrajad Safaat, untuk mengingatkan kembali pentingnya menjaga batik sebagai identitas bangsa.

Dalam unggahan di akun Instagram resminya, Rendra menegaskan bahwa batik adalah warisan budaya Indonesia yang melekat kuat pada jati diri bangsa.

Ia menyoroti bahwa meskipun batik sudah diakui dunia, masih ada upaya dari negara lain yang mengklaimnya.

Baca Juga: Rekam Jejak Purbaya Yudhi Sadewa: Dari Engineer Schlumberger, Ekonom Danareksa, hingga Jadi Menteri Keuangan RI

“Batik, baju khas yang berasal dari Indonesia, jati diri dan simbol yang melekat di setiap hati. Sering diklaim dan diakui negeri lain, padahal jelas itu milik kami,” tulis Rendra.

Ia mengaku merasa gelisah dan khawatir jika tidak ada lagi upaya serius untuk melestarikan dan memperjuangkan batik.

Menurutnya, tanpa langkah nyata dari seluruh elemen bangsa, warisan budaya ini bisa saja diambil alih pihak lain.

“Jika mendengar hal itu saya jadi gelisah, takut dan khawatir, jika tidak ada lagi yang melestarikan, memperjuangkan, membanggakan, bisa saja diambil negara lain,” lanjutnya.

Baca Juga: Outfit Batik Biru-Cokelat Jadi Ciri Khas Menkeu Purbaya, dari Kritik Rocky Gerung hingga Rapat Perdana di DPR

Rendra pun mengajak masyarakat Indonesia untuk bersama-sama menjaga, merawat, dan mewariskan batik kepada generasi mendatang.

Menurutnya, batik bukan sekadar kain, melainkan identitas bangsa yang tidak tergantikan.

“Selamat Hari Batik, dan ayo, kita bersama-sama, menjaga dan mewariskannya ke anak cucu kita. NKRI Harga Mati!” tegas Rendra.

Melalui pernyataan ini, Rendra menegaskan bahwa peringatan Hari Batik Nasional bukan hanya sebatas seremoni, melainkan panggilan untuk terus memperkuat rasa bangga dan tanggung jawab terhadap warisan budaya bangsa.

Baca Juga: Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat Motivasi Santri Mojokerto untuk Menjadi Generasi Berilmu dan Beriman

Halaman:

Tags

Terkini