WartaJatim.CO.ID - Presiden terpilih Prabowo Subianto akhirnya duduk satu meja dengan enam jurnalis senior dalam wawancara eksklusif di kediamannya, Hambalang, Jawa Barat.
Wawancara yang digelar Minggu, 6 April 2025 itu berlangsung intens selama hampir tiga jam, dipandu moderator Valerina Daniel dari TVRI.
Formatnya sederhana tapi penuh tekanan: meja bundar, satu presiden, enam jurnalis, dan segudang isu panas. Mulai dari UU TNI, RUU Polri, IHSG, hingga kebijakan dagang terbaru dari AS.
Baca Juga: Merespon Aksi Demo yang Marak Beberapa Waktu Terakhir, Prabowo: Demo Itu Murni atau Ada yang Bayar?
Tapi ada satu momen yang langsung mencuri perhatian publik: ketika Najwa Shihab alias Mbak Nana melontarkan pertanyaan tajam yang membuat suasana mendadak hening.
“Bagaimana Bapak melihat kritik dari masyarakat sipil? Apakah itu dianggap ancaman atau bagian dari demokrasi?” tanya Najwa, dengan nada tenang namun menusuk.
Pertanyaan itu langsung menjadi sorotan warganet.
Baca Juga: Prabowo Klaim Utang dan Inflasi Indonesia Masih yang Terkecil di Dunia: Kita Jangan Terlalu Takut
“Najwa diem-diem ngunci. Pertanyaan simple tapi berat,” tulis seorang pengguna X.
“Udah kayak satir yang dikemas elegan. Pinter banget cara Najwa nanya,” komentar lainnya.
“Lima jurnalis lain terdiam sejenak, karena Najwa langsung ke jantung isu,” tambah netizen lain yang menyaksikan siaran langsungnya.
Selain Najwa Shihab dari Narasi, lima jurnalis lain yang hadir adalah:
Alfito Deannova Gintings (Detik)
Lalu Mara Satriawangsa (TV One)
Sutta Dharmasaputra (Harian Kompas)
Retno Pinasti (SCTV-Indosiar)
Artikel Terkait
Prabowo Klaim Utang dan Inflasi Indonesia Masih yang Terkecil di Dunia: Kita Jangan Terlalu Takut
Merespon Aksi Demo yang Marak Beberapa Waktu Terakhir, Prabowo: Demo Itu Murni atau Ada yang Bayar?
Prabowo Ungkap Para Menteri "Kerja Bakti" Tanpa Mobil Dinas Selama 6 Bulan Kepemimpinannya