• Sabtu, 18 April 2026

Para Pahlawan di Balik Kebangkitan Nasional: Kisah Inspiratif Pejuang Kemerdekaan Indonesia

Photo Author
Bridgeta Elisa Putri, Wartajatim.co.id
- Rabu, 21 Mei 2025 | 09:22 WIB
Hari Kebangkitan Nasional diperingati setiap tanggal 20 Mei. (freepik.com)
Hari Kebangkitan Nasional diperingati setiap tanggal 20 Mei. (freepik.com)

WartaJatim.CO.ID - Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia memperingati Hari Kebangkitan Nasional, momen bersejarah yang menandai munculnya kesadaran kolektif rakyat untuk bersatu melawan penjajahan.

Peristiwa ini bermula dari berdirinya Budi Utomo pada 20 Mei 1908, organisasi modern pertama di tanah air yang digagas oleh para pelajar STOVIA (School tot Opleiding van Inlandsche Artsen).

Di balik tonggak penting ini, terdapat sosok-sosok luar biasa yang menjadi penggerak utama dalam perjalanan menuju kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga: Makna Hari Buruh 2025: Lebih dari Sekadar Libur Nasional

Dokter Visioner dari Yogyakarta

Dr. Wahidin Soedirohusodo, dokter dari Yogyakarta, menjadi salah satu inspirator awal dengan kepeduliannya terhadap pendidikan.

Beliau berkeliling Pulau Jawa untuk menggalang dana beasiswa bagi para pelajar pribumi yang kesulitan melanjutkan pendidikan karena keterbatasan biaya. Upaya ini menjadi salah satu benih awal tumbuhnya semangat kebangkitan nasional.

Pendiri Budi Utomo yang Berjuang di Dua Bidang

Dr. Soetomo, salah satu pendiri Budi Utomo, memberikan kontribusi besar dalam membangun kesadaran nasional melalui berbagai jalur.

Baca Juga: Hari Buku Nasional 2025, Puguh Wiji Pamungkas Ajak Masyarakat Giat Membaca Demi Indonesia Emas

Tidak hanya berjuang di dunia kesehatan sebagai dokter, beliau juga aktif dalam gerakan politik dengan bergabung dalam Indonesische Studies Club (ISC) dan mendirikan Partai Indonesia Raya (Parindra) pada tahun 1935.

Pejuang Berdarah Indo-Eropa yang Memilih Indonesia

Meski berdarah Indo-Eropa, Ernest Douwes Dekker memilih berpihak pada perjuangan rakyat Indonesia.

Melalui tulisan-tulisannya yang tajam di berbagai surat kabar, ia mengkritik kebijakan diskriminatif dan ketidakadilan penjajah.

Keberaniannya mengantarkan dirinya ke pengasingan di Belanda, namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat juangnya.

Baca Juga: Catat Tanggalnya! Ada Empat Hari Libur Panjang Idul Adha 2025

Dokter Rakyat yang Menentang Kolonialisme

Dr. Cipto Mangunkusumo, yang dikenal sebagai "Dokter Rakyat", merupakan sosok vokal yang melawan penjajahan dan turut mendirikan Indische Partij.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Sumber: rri.co.id, kompas.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X