• Sabtu, 18 April 2026

Polres Beri Penjelasan Mengenai Pria di Cianjur yang Mengadu ke Dedi Mulyadi, Diduga Salah Tangkap oleh Oknum Polisi

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Rabu, 18 Juni 2025 | 16:06 WIB
Foto Ilustrasi - Seorang pria di Cianjur diduga menjadi korban salah tangkap.
Foto Ilustrasi - Seorang pria di Cianjur diduga menjadi korban salah tangkap.

WartaJatim.CO.ID — Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria mengaku menjadi korban salah tangkap oleh oknum aparat kepolisian di Cianjur viral di media sosial.

Dalam video yang beredar di TikTok, pria tersebut tampak mengalami luka di wajah dan menyampaikan keluh kesahnya kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Dalam video yang diunggah melalui akun TikTok @E.suherlicianjur, pria tersebut secara emosional menyampaikan permintaan bantuan karena merasa telah menjadi korban kekerasan dan perlakuan tidak adil dari aparat.

Baca Juga: Temui Pelaku Geng Motor Cirebon, Dedi Mulyadi: ‘Pesantren atau Penjara?’

"Pak Dedi, tolongin saya, saya korban kekerasan (oknum) anggota polisi, salah tangkap," ujar pria tersebut sambil menunjukkan wajahnya yang lebam dikutip Selasa 9 Juni 2025.

Ia melanjutkan dengan suara bergetar, "Tolongin saya pak Dedi, muka saya rusak pak. Saya mau minta tolong ke siapa lagi, saya tidak berani."

Pernyataan itu sontak memicu reaksi luas dari warganet.

Baca Juga: Usai Viral Dibonceng Patwal Tanpa Helm, Dedi Mulyadi Akui Kesalahan dan Siap Ditilang

Banyak pengguna media sosial yang menyatakan simpati terhadap pria tersebut dan mengecam dugaan tindakan kekerasan oleh aparat.

Mereka juga berharap agar kasus tersebut mendapat perhatian serius dari pihak berwenang.

Menanggapi ramainya perbincangan di dunia maya, Polres Cianjur segera memberikan klarifikasi.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Tanggapi Pekerja yang Protes soal Izin Tambang Gunung Kuda Dicabut: Orang Lain Nangis Kehilangan Nyawa

Melalui kolom komentar di unggahan yang viral tersebut, pihak Polres menyampaikan bahwa kasus tersebut sudah ditangani oleh bagian Profesi dan Pengamanan (Sipropam).

"Terima kasih atas informasinya. Saat ini Polres Cianjur melalui Sipropam Polres Cianjur sudah menindaklanjuti secara tegas permasalahan ini," tulis Polres Cianjur di kolom komentar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bridgeta Elisa Putri

Tags

Terkini

X