• Sabtu, 18 April 2026

Dapat Apresiasi Wamenkop, Koperasi Game dari Kota Batu Ini Punya Inovasi agar Anak Muda Sadar Koperasi

Photo Author
Arvendo Mahardika, Wartajatim.co.id
- Sabtu, 5 Juli 2025 | 10:33 WIB
Tim Lets Play saat bersama Wakil Menteri Koperasi, Ferry Juliantono di Jakarta, Kamis, 3 Juli 2025. (Foto: Dok. Kemenkop)
Tim Lets Play saat bersama Wakil Menteri Koperasi, Ferry Juliantono di Jakarta, Kamis, 3 Juli 2025. (Foto: Dok. Kemenkop)

WartaJatim.CO.ID - Pendekatan baru untuk memperkenalkan koperasi kepada generasi muda kini hadir dalam format yang lebih menarik dan relevan dengan zaman.

Pada hari Kamis, 3 Juli 2025, tim dari Koperasi Multi Pihak (KMP) Lets Play Game Studio, yang berbasis di Kota Batu, memperkenalkan model koperasi mereka sembari meluncurkan dua game edukasi berjudul Kopsis Story dan Kopmart Story.

Acara ini berlangsung di kantor Kementerian Koperasi, Jakarta, di mana mereka diterima langsung oleh Wakil Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, serta Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi, Destry Anna Sari.

Baca Juga: Menteri Pertanian Bongkar 212 Merek Beras Curang! Kerugian Konsumen Capai Rp99 Triliun, Ini Langkah Tegasnya!

Tim Lets Play yang hadir meliputi Istivano Aprilwanda (CEO), Riyadi Salim (CTO), dan Arif Bawono Surya (Head of Talent).

Mereka menyampaikan bahwa game ini dikembangkan sebagai media pembelajaran koperasi yang seru dan mudah diterima kalangan muda.

Dalam suasana santai, Wamenkop Ferry Juliantono memberikan respons positif atas gagasan tersebut.

Ia juga melontarkan pertanyaan soal alasan pemilihan bentuk badan hukum koperasi multi pihak sebagai fondasi bisnis mereka.

Baca Juga: Prabowo Umumkan Indonesia dan Malaysia Akan Kelola Blok Ambalat Bersama, Ini Komentar Mengejutkan Anwar!

Pertanyaan tersebut dijawab langsung oleh CEO Istivano Aprilwanda yang menjelaskan bahwa model koperasi multi pihak bersifat inklusif dan sangat cocok untuk sektor industri kreatif seperti pengembangan game edukasi.

Istivano kemudian mempraktikkan cara bermain Kopmart Story, sedangkan Riyadi Salim menjelaskan bagaimana game ini dibangun untuk memperkenalkan prinsip koperasi secara interaktif.

Sementara itu, Arif Bawono menekankan bahwa sisi edukasi dalam game bisa dikemas menyenangkan agar lebih mudah diterima oleh masyarakat, terutama anak muda.

Dalam kesempatan tersebut, Wamenkop Ferry menyampaikan apresiasinya terhadap inovasi tersebut.

Baca Juga: Dr. Puguh Wiji Pamungkas Resmikan Program Khitan Gratis Bersama PCM Lowokwaru: Aksi Sosial Dampak Nyata

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Arvendo Mahardika

Sumber: WartaJatim.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X