• Sabtu, 18 April 2026

Presiden Prabowo Subianto Sampaikan RAPBN 2026 dengan Delapan Agenda Prioritas di Sidang Paripurna DPR

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Rabu, 20 Agustus 2025 | 06:30 WIB
Presiden Prabowo Paparkan RAPBN 2026: Fokus Pangan, Energi, Pendidikan, dan Kesehatan Rakyat (Foto: batukota.go.id)
Presiden Prabowo Paparkan RAPBN 2026: Fokus Pangan, Energi, Pendidikan, dan Kesehatan Rakyat (Foto: batukota.go.id)

Selain itu, program MBG diharapkan mampu mendorong tumbuhnya UMKM dan memperkuat ekonomi lokal di berbagai daerah.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Apresiasi Paskibraka 2025 atas Mental dan Dedikasi Luar Biasa

Agenda keempat adalah pendidikan bermutu, dengan alokasi anggaran mencapai Rp757,8 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk penyediaan beasiswa, peningkatan kualitas tenaga pendidik, pembangunan fasilitas sekolah, serta pelaksanaan program Sekolah Rakyat.

Agenda kelima adalah kesehatan berkualitas, dengan total anggaran Rp244 triliun. Fokus anggaran ini ditujukan untuk peningkatan layanan kesehatan, percepatan penurunan angka stunting, penyediaan asuransi kesehatan bagi 96,8 juta jiwa masyarakat miskin dan rentan, serta pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis.

Agenda keenam adalah penguatan koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan UMKM, yang diharapkan mampu memperluas akses pembiayaan murah bagi masyarakat, memperkuat ekonomi lokal, sekaligus meningkatkan daya saing desa.

Baca Juga: Surabaya Gelar Upacara HUT ke-80 RI, Wali Kota Eri Apresiasi Paskibraka dan Dorong Kampung Pancasila

Agenda ketujuh adalah pertahanan semesta, yang difokuskan pada modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista), penguatan industri strategis nasional, dan peningkatan kesejahteraan prajurit TNI.

Agenda kedelapan adalah percepatan investasi dan perdagangan global, yang diarahkan untuk memperkuat peran Danantara dan pihak swasta, mendorong hilirisasi industri, serta mendukung pembangunan tiga juta unit rumah, di mana sebanyak 770 ribu unit memperoleh bantuan langsung dari APBN 2026.

Dalam rancangan posturnya, RAPBN 2026 menargetkan pendapatan negara sebesar Rp3.147,7 triliun atau meningkat 9,8 persen dibanding tahun sebelumnya. Sementara belanja negara dipatok Rp3.786,5 triliun, tumbuh 7,3 persen.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Kenakan Baju Adat Minang di HUT ke-80 RI Sebagai Simbol Keberagaman

Defisit anggaran diproyeksikan sebesar Rp638,8 triliun atau setara 2,48 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Selain itu, RAPBN 2026 juga menetapkan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,4 persen, inflasi 2,5 persen, tingkat pengangguran 4,44–4,96 persen, angka kemiskinan di kisaran 6,5–7,5 persen, serta rasio gini 0,377–0,380.

Presiden Prabowo menegaskan pemerintah berkomitmen menjaga APBN agar tetap sehat dan kredibel.

Baca Juga: Bupati dan Wakil Bupati Magetan Bersama Forkopimda Ikuti Upacara HUT ke-80 RI Secara Virtual di Pendapa Surya Graha

Langkah itu ditempuh dengan mengoptimalkan pendapatan negara, meningkatkan kualitas belanja, dan mengembangkan skema pembiayaan kreatif agar tidak hanya bertumpu pada APBN.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X