• Sabtu, 18 April 2026

Pemerintah Kota Batu Perkuat Ekonomi Lokal Lewat Inovasi Bangga E-Lokal untuk Pengadaan 2025

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Kamis, 14 Agustus 2025 | 07:23 WIB
Pemkot Batu Perkuat Pelaku Usaha Lokal Lewat Program Bangga E-Lokal 2025 (Foto: PPID Kota Batu)
Pemkot Batu Perkuat Pelaku Usaha Lokal Lewat Program Bangga E-Lokal 2025 (Foto: PPID Kota Batu)

WartaJatim.CO.ID - Pemerintah Kota Batu kembali menghadirkan program inovasi bernama Bangga E-Lokal pada tanggal 12-13 Agustus 2025.

Program ini menjadi upaya strategis dalam memperkuat ekonomi lokal dengan menghubungkan pelaku usaha tradisional dengan pemerintah sebagai pembeli.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kota Batu, Acara berlangsung di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani, dan fokus pada pengadaan produk lokal yang efisien serta transparan.

Baca Juga: Heboh Isu Tanah Negara, Nusron Wahid Minta Maaf dan Luruskan Maksud Kebijakan

Bangga E-Lokal menjadi platform yang memfasilitasi transaksi antara penyedia usaha lokal dengan perangkat daerah sebagai pembeli, sebagai bagian dari reformasi sistem pengadaan.

Sekretaris Daerah Kota Batu, Zadim Efisiensi, menegaskan bahwa reformasi pengadaan harus terus dikembangkan secara adaptif dan berkelanjutan.

Dia menyampaikan, "Reformasi pengadaan harus dilakukan secara adaptif dan berkelanjutan. Melalui Bangga E-Lokal, Pemkot Batu menghadirkan terobosan untuk menciptakan sistem yang efisien, akuntabel, dan mudah diakses pengusaha lokal."

Baca Juga: Nusron Wahid Klarifikasi Soal Tanah Negara, Pastikan Bukan Menyasar Lahan Rakyat

Sejak peluncurannya, pertumbuhan platform Bangga E-Lokal sangat pesat. Jumlah penyedia lokal yang terdaftar naik dari 54 pada tahun 2022 menjadi 360 pada 2024.

Sementara itu, katalog produk yang tersedia meningkat tajam dari 743 ke lebih dari 9.000 produk lokal.

Nilai rencana pengadaan pun melonjak dari Rp94,39 miliar pada 2022 menjadi Rp272,58 miliar pada 2024.

Baca Juga: Sir Arthur Conan Doyle, Pencipta Sherlock Holmes yang Warisannya Abadi di Dunia Sastra

Transaksi real melalui sistem e-purchasing juga meningkat signifikan dari Rp48 miliar menjadi Rp270 miliar.

Namun, masih terdapat tantangan terkait kesenjangan antara pelaku usaha yang mengunggah produk dan yang benar-benar melakukan transaksi di platform.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X