• Sabtu, 18 April 2026

Tanggapi OTT KPK Noel, Menaker Ungkap Ada Fakta Integritas yang Ditandatangani: Siap Dicopot Kalau Korupsi

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Senin, 1 September 2025 | 13:26 WIB
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli ungkap pakta integritas jajaran Kementerian Ketenagakerjaan.  (Instagram/Yassierli)
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli ungkap pakta integritas jajaran Kementerian Ketenagakerjaan. (Instagram/Yassierli)

wartajatim.CO.ID – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli buka suara terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau Noel.

Dalam jumpa pers di kantor Kemnaker pada Kamis petang, 21 Agustus 2025, Yassierli menegaskan seluruh pejabat dan jajarannya telah menandatangani pakta integritas. Dalam perjanjian itu, setiap pejabat yang terlibat korupsi siap dicopot dari jabatannya.

“Saya sudah meminta pejabat beserta jajaran di Kemnaker untuk menandatangani pakta integritas dan siap dicopot apabila melakukan tindakan korupsi,” ujarnya.

Baca Juga: Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK, Istana: Korupsi di Kabinet Seperti Penyakit Stadium 4

Ia juga menjelaskan bahwa pakta integritas turut diteken bersama 1.000 perusahaan jasa K3 (PJK3) yang bermitra dengan Kemnaker, khususnya dalam hal sertifikasi K3. Menurutnya, langkah ini dilakukan untuk mencegah praktik suap, gratifikasi, dan pemerasan.

Selain itu, Yassierli mengungkapkan bahwa Kemnaker telah melakukan rotasi bagi pegawai yang sudah menjabat lebih dari empat tahun, demi menjaga integritas birokrasi.

Terkait OTT terhadap Noel, Yassierli menyebut kasus tersebut sebagai pukulan berat bagi Kemenaker, terlebih ia baru 10 bulan menjabat sebagai menteri. Meski begitu, ia menegaskan komitmen pembenahan di tubuh kementerian tetap berjalan.

Baca Juga: Eks Wamenaker Noel Minta Amnesti, Laode Syarief: Tidak Layak untuk Kasus Korupsi

“Peristiwa ini harus dijadikan pembelajaran bersama dan saya berharap tidak ada lagi insan di Kementerian Ketenagakerjaan yang terlibat praktik korupsi atau penyimpangan dalam bentuk apa pun,” tegasnya.

(DP)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: promedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X