Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menargetkan seluruh dapur MBG di wilayahnya tersertifikasi dalam dua pekan mendatang.
“Kalau semuanya lancar, proses SLHS ditargetkan selesai dua minggu ke depan,” ujarnya.
Selain itu, pelatihan bagi ribuan penjamah makanan juga digelar untuk memastikan tata laksana dapur berjalan sesuai standar.
“Targetnya sekitar 8.000 orang akan kami latih terus agar bisa mengelola tata laksana di SPPG-nya masing-masing,” tambah Ani.
Polri Turun Awasi Keamanan Pangan
Di sisi lain, aparat kepolisian ikut melakukan pendampingan untuk memastikan keamanan pangan. Dirtipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Helfi Assegaf, menegaskan pihaknya membantu proses investigasi di daerah-daerah yang mengalami kasus keracunan.
“Untuk MBG yang keracunan itu ditangani oleh Polda masing-masing. Kita melakukan asistensi supaya bisa dapatkan fakta untuk keamanan pangan itu sendiri,” ujarnya.
Masih Banyak Tantangan di Lapangan
Meski langkah-langkah pembenahan telah dilakukan, sejumlah pengelola dapur mengaku masih menghadapi kendala di lapangan. Mulai dari keterbatasan fasilitas, tenaga terlatih, hingga proses verifikasi yang memakan waktu.
Beberapa daerah bahkan belum memiliki panduan teknis seragam untuk memenuhi standar fisik dapur, seperti ventilasi dan sistem drainase.
Meski begitu, pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus memperbaiki sistem pelaksanaan MBG secara menyeluruh. Tujuannya, agar cita-cita memberikan gizi layak bagi anak-anak Indonesia tidak tercoreng oleh lemahnya pengawasan di lapangan.
(ASR)
Artikel Terkait
Keracunan MBG Tembus 5.914 Korban: Prabowo Panggil Kepala BGN dan Perintahkan CCTV, Rapid Test, serta Tutup Dapur Tak Layak
Menkes Budi Gunadi Sadikin Ungkap Strategi Baru Atasi Keracunan MBG: SPPG Wajib SLHS, Puskesmas Ikut Awasi
Tragedi Keracunan Massal MBG di KBB: Fakta Bakteri Pembusuk hingga Usulan Dapur Sekolah
Evaluasi MBG: DPR Tekankan Perbaikan Sanitasi, Usul Kantin Sekolah Jadi Dapur Aman Bergizi
Dapur MBG Panakkukang Makassar Tutup, Ratusan Siswa Kehilangan Makan Gratis dan 50 Pekerja Dirumahkan
Menkeu Purbaya Ultimatum BGN: Anggaran MBG Tak Terserap Oktober Akan Ditarik, Presiden Prabowo Restui