• Sabtu, 18 April 2026

Kemenkes Awasi Ketat Program Makan Bergizi Gratis, Terapkan Sistem Pelaporan Mirip COVID-19

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Rabu, 8 Oktober 2025 | 10:51 WIB
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, ungkap Kemenkes akan jadi pengawas eksternal MBG.  (menpan.go.id)
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, ungkap Kemenkes akan jadi pengawas eksternal MBG. (menpan.go.id)

Selain lembaga pemerintah, pihak sekolah penerima MBG juga akan dilibatkan untuk membantu pengawasan kualitas makanan sebelum dikonsumsi oleh siswa.

“Sekolah penerima makanan ini bantu pengawasan dan koordinasi dengan Mendikdasmen. Seenggaknya begitu makanannya datang bisa dilihat lah, warnanya berubah apa nggak, baunya aneh nggak, fisiknya lendir-lendiran nggak,” jelas Budi.

Menurutnya, pengawasan sederhana seperti itu penting untuk mencegah risiko keracunan sebelum makanan sampai ke anak-anak.

Baca Juga: Usai Kasus Keracunan, Pemerintah Kebutan Sertifikasi Dapur MBG agar Layak dan Aman

Kemenkes Pantau Efektivitas MBG Lewat Pengukuran Gizi Anak

Selain fokus pada keamanan makanan, Kemenkes juga akan memantau efektivitas program MBG dengan mengukur tinggi dan berat badan penerima manfaat setiap enam bulan sekali.

Data hasil pemantauan ini akan diintegrasikan dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk anak-anak sekolah.

“Kita bisa tahu efektivitas program seperti apa. Setiap tahun sekali juga akan dilakukan survei gizi nasional, bukan hanya stunting, tapi juga anak-anak di atas lima tahun,” tutur Budi.

Langkah ini, kata Budi, bertujuan memastikan program MBG tidak hanya berjalan aman tetapi juga benar-benar berdampak positif terhadap status gizi anak-anak Indonesia.

Baca Juga: Puluhan Dapur MBG Ditutup Usai Keracunan Massal, DPR Desak Kantin Sekolah Jadi Solusi Aman Distribusi

Dengan pengawasan berlapis dan evaluasi berkala ini, pemerintah berharap kasus keracunan yang sempat mencoreng pelaksanaan MBG tidak lagi terulang.

Kemenkes juga menegaskan komitmennya untuk menjadikan keamanan pangan dan kesehatan anak sebagai prioritas utama.

(HCY)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: promedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X