• Sabtu, 18 April 2026

Bukan Hanya Pemerataan, Ini Alasan Pemerintah Bangun Sekolah Garuda Lebih Banyak di Luar Pulau Jawa

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Kamis, 23 Oktober 2025 | 10:12 WIB
Foto Ilustrasi - Sekolah Garuda adalah bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang digagas Presiden Prabowo Subianto.  ( (Unsplash/Fajar Herlambang STUDIO))
Foto Ilustrasi - Sekolah Garuda adalah bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang digagas Presiden Prabowo Subianto. ( (Unsplash/Fajar Herlambang STUDIO))

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto menuturkan, pembangunan satu Sekolah Garuda baru memerlukan dana sekitar Rp200 miliar. “Empat sekolah baru ini ditargetkan sudah beroperasi pada tahun ajaran 2026,” katanya.

Baca Juga: Sekolah Rakyat Terintegrasi 48 Kabupaten Pasuruan Siap Mendidik 75 Siswa Baru dari SD hingga SLTA

Meskipun memiliki fokus yang berbeda, baik Sekolah Garuda maupun Sekolah Rakyat berangkat dari satu visi besar: memastikan semua anak Indonesia mendapat kesempatan pendidikan yang layak.

Sekolah Rakyat memperkuat pondasi akses, sementara Sekolah Garuda menyiapkan generasi unggul yang siap bersaing di tingkat nasional dan global. Keduanya menjadi simbol bahwa pemerataan pendidikan tidak hanya tentang membangun sekolah, tetapi juga membangun masa depan bangsa.

Dengan kehadiran Sekolah Garuda di berbagai wilayah luar Pulau Jawa, pemerintah ingin menegaskan bahwa masa depan Indonesia juga lahir dari potensi anak-anak berbakat di pelosok negeri.

(SW)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: promedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X