WartaJatim.CO.ID — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kembali menunjukkan ketegasan dalam menjaga disiplin kabinetnya.
Dalam pidato di acara Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) di The Trans Luxury Hotel, Bandung pada Sabtu, 18 Oktober 2025, Prabowo menegaskan tidak akan segan mengganti menteri yang tidak menunjukkan kinerja optimal.
Presiden menuturkan, para pembantunya di Kabinet Merah Putih telah diberi sistem peringatan sebanyak tiga kali.
Baca Juga: Bukan Hanya Pemerataan, Ini Alasan Pemerintah Bangun Sekolah Garuda Lebih Banyak di Luar Pulau Jawa
Jika setelah itu masih melanggar atau tidak bekerja sesuai harapan rakyat, maka reshuffle akan dilakukan tanpa kompromi.
“Kalau ada satu dua nakal, saya peringati ya kan? Satu kali peringatan masih nakal, dua kali, tiga kali apa boleh buat reshuffle,” ujar Prabowo disambut tepuk tangan hadirin.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Prabowo menginginkan pemerintahan yang efisien, bersih, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Ia menegaskan, korupsi dan pelanggaran etika tidak akan mendapat toleransi di bawah kepemimpinannya.
Reshuffle pertama berlangsung pada Februari 2025, ketika Satryo Soemantri Brodjonegoro digantikan oleh Brian Yuliarto sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Pergantian itu dilakukan setelah muncul persoalan internal di kementerian.
“Saya tidak ragu-ragu, saya akan hadapi kalau koruptor, maling, saya hadapi bersama Saudara-saudara. Saya yakin rakyat Indonesia di belakang saya,” lanjutnya.
Jejak Reshuffle Sejak Awal Pemerintahan
Artikel Terkait
Istana Tegaskan Isu Reshuffle Kabinet Hanya Spekulasi, Keputusan Sepenuhnya Hak Prerogatif Presiden Prabowo
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Istana Ungkap Pesan Prabowo soal Soliditas Pemerintahan
IHSG Tersungkur Pasca Reshuffle Kabinet, Menko Airlangga Pastikan Pelemahan Rupiah Bersifat Sementara
Tradisi Reshuffle Kabinet RI: Kisah Sri Mulyani Keluar Masuk Pemerintahan Sejak Era SBY Hingga Prabowo
Mahfud MD Prediksi Reshuffle Kabinet Berlanjut Oktober 2025, Sindir Pejabat Tak Kompeten
Respons Singkat Jokowi Soal Budi Arie yang Tersingkir dari Kabinet, Janji Segera Bertemu Ketum Projo