“Ada beberapa ribu yang keracunan makan, sakit perut, tetapi kalau diambil statistik, 8 ribu dari 1 miliar porsi masih dalam koridor eror yang manusiawi,” ujar Prabowo.
Menurutnya, persentase kesalahan hanya sekitar 0,0007 persen, yang berarti 99,9 persen program berjalan sukses.
Baca Juga: Kepala BGN Beberkan Proyeksi Penyerapan MBG Rp33 Triliun, Menkeu Purbaya Angkat Bicara!
“Dalam usaha manusia, hampir tidak ada yang sempurna. Tapi kita harus pastikan ke depan prosedur dan pengawasan diperketat,” lanjutnya.
Usul Bagi Sendok dan Air Bersih di Sekolah
Dalam arahannya, Presiden juga menyoroti pentingnya kebersihan dalam pelaksanaan program MBG, khususnya di lingkungan sekolah. Ia meminta Kepala BGN memastikan ketersediaan air bersih, sabun, serta sarana sanitasi yang layak bagi anak-anak.
“Anak-anak harus dibiasakan cuci tangan pakai air bersih dan sabun sebelum makan. Tapi untuk memastikan higienitas, sebaiknya BGN bagikan sendok sederhana,” ucapnya.
Prabowo menilai hal tersebut penting untuk menanamkan kebiasaan baik sejak dini sekaligus mengurangi risiko penyakit akibat makanan yang tidak higienis.
Baca Juga: Awasi Program Andalan Presiden Prabowo, KPK Siapkan Rekomendasi Transparansi dan Pengawasan MBG
“Saya kira sendok tidak terlalu mahal, walaupun saya tahu rakyat kita lebih nyaman makan pakai tangan. Tapi sebagai pemimpin, kita harus memberi contoh,” tuturnya.
MBG Sudah Jangkau 38 Provinsi di Indonesia
Menurut laporan BGN, program Makan Bergizi Gratis kini telah menjangkau 38 provinsi, 509 kabupaten, dan 7.022 kecamatan di seluruh Indonesia. Prabowo menilai capaian tersebut menjadi tonggak awal transformasi gizi nasional yang perlu terus dievaluasi.
Ia menegaskan, keberhasilan MBG bukan hanya soal angka, tetapi juga komitmen pemerintah memastikan setiap warga mendapatkan hak atas pangan bergizi yang layak.
“Tujuan kita bukan hanya memberi makan, tapi membangun generasi yang kuat, sehat, dan cerdas,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Mahfud MD Prediksi Reshuffle Kabinet Berlanjut Oktober 2025, Sindir Pejabat Tak Kompeten
Respons Singkat Jokowi Soal Budi Arie yang Tersingkir dari Kabinet, Janji Segera Bertemu Ketum Projo
Usai Kasus Keracunan, Pemerintah Kebutan Sertifikasi Dapur MBG agar Layak dan Aman
Pemerintah Wajibkan Dua Sertifikasi Utama untuk Dapur MBG, Ini Tujuannya!
Luhut Sentil Menkeu Purbaya: Serapan Anggaran MBG Sudah Baik, Tak Perlu Tarik Dana Lagi!