• Sabtu, 18 April 2026

Surabaya Capai 100% Open Defecation Free: Wali Kota Eri Cahyadi Paparkan Capaian Sanitasi Total Berbasis Masyarakat

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Selasa, 15 April 2025 | 10:07 WIB
Surabaya Raih 100% Open Defecation Free: Wali Kota Eri Cahyadi Tegaskan Peran Masyarakat dan Inovasi Sanitasi (Foto: surabaya.go.id)
Surabaya Raih 100% Open Defecation Free: Wali Kota Eri Cahyadi Tegaskan Peran Masyarakat dan Inovasi Sanitasi (Foto: surabaya.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Kota Surabaya berhasil mencapai status 100 persen Open Defecation Free (ODF) dalam program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

Pencapaian ini dipaparkan oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, dalam sebuah presentasi daring kepada tim verifikator pada Senin, 14 April 2025.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kota Surabaya, Dalam paparannya, Eri Cahyadi menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah kota dan masyarakat.

Baca Juga: Seleksi Akhir Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Lumajang 2025: Tes Kepribadian Jadi Penentu

Ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mendukung program sanitasi yang baik. Capaian STBM di Surabaya mencakup lima pilar utama.

Pilar pertama, Stop Buang Air Besar Sembarangan, telah mencapai 100 persen. Pilar kedua, Cuci Tangan Pakai Sabun, mencapai 95 persen.

Pilar ketiga, Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga, mencapai 99 persen. Pilar keempat, Pengelolaan Sampah Rumah Tangga, mencapai 88 persen. Sedangkan pilar kelima, Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga, mencapai 80,24 persen.

Baca Juga: Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma Resmi Pimpin Gerakan Pramuka, Awali Langkah Strategis di Momen Idulfitri

Wali Kota Eri menyatakan bahwa Pemkot Surabaya telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya sanitasi yang baik.

Salah satu upaya tersebut adalah dengan menggerakkan masyarakat melalui Kader Sirabaya Hebat (KSH) dan dasawisma di setiap RT.

“Pemkot Surabaya telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya sanitasi yang baik. Salah satunya dengan menggerakkan masyarakat untuk melakukan pendampingan kepada warga melalui KSH dan dasawisma yang ada di setiap RT,” kata Wali Kota Eri.

Baca Juga: IPPAT Kabupaten Lumajang Perkuat Transformasi Digital Layanan Pertanahan untuk Pelayanan Cepat dan Transparan

Eri Cahyadi juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan Surabaya yang sehat dan sejahtera.

Ia menjelaskan bahwa percepatan sumber daya manusia dan pembangunan infrastruktur sanitasi menjadi kunci untuk memenuhi lima pilar STBM.

Pemkot Surabaya juga menjalin sinergi dengan pihak swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk pembangunan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) komunal.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Baharudin Gia

Sumber: Surabaya.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X