• Sabtu, 18 April 2026

Pemkot Surabaya Teken RPJMD 2025–2029, Ini Target Besarnya!

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Jumat, 11 Juli 2025 | 11:46 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan pimpinan DPRD Kota Surabaya menandatangani dokumen RPJMD 2025–2029 dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Surabaya. (Dok. Surabaya.go.id)
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan pimpinan DPRD Kota Surabaya menandatangani dokumen RPJMD 2025–2029 dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Surabaya. (Dok. Surabaya.go.id)

wartajatim.CO.ID – Pemerintah Kota Surabaya bersama DPRD Kota Surabaya secara resmi menyepakati Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan dokumen dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Surabaya, Rabu (9/7/2025).

RPJMD yang disusun lima tahunan ini memuat visi besar untuk menjadikan Surabaya sebagai kota dunia. Dalam sambutannya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan apresiasi atas dukungan dan masukan dari seluruh pimpinan dan anggota dewan yang telah ikut menyempurnakan dokumen rencana pembangunan tersebut.

“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pimpinan anggota dewan yang terhormat dan kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi untuk menjadikan Kota Surabaya menjadi kota yang lebih baik lagi dan lebih maju,” ujar Wali Kota Eri Cahyadi.

Baca Juga: Kota Surabaya Raih Juara Umum Porprov Jatim 2025 dan Siap Jadi Tuan Rumah Porprov 2027

Fokus Transportasi, IPM, dan Pelayanan Publik

Dalam RPJMD 2025–2029, Pemkot Surabaya menetapkan sejumlah fokus utama, antara lain pengembangan sistem transportasi umum massal untuk mengatasi kemacetan, peningkatan pelayanan publik yang efisien dan mudah diakses masyarakat, serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui sektor pendidikan dan kesehatan.

“Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga akan menjadi Fokus kami, pada sektor pendidikan dan kesehatan akan terus dikejar hingga tahun 2030, termasuk peningkatan lama sekolah,” jelas Eri.

Tak hanya pembangunan fisik, RPJMD ini juga memuat komitmen memperkuat pelayanan berbasis digital, pembangunan berkelanjutan, serta penguatan ekonomi kreatif dan UMKM.

Wali Kota Eri menegaskan bahwa pencapaian visi “Surabaya Kota Dunia” tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Dibutuhkan partisipasi aktif masyarakat, dunia usaha, dan seluruh elemen kota untuk bergerak bersama.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Dorong UMKM Hindari Pinjaman Online Lewat BPR Suroboyo dan Produk Bunga Ringan

“Seperti yang kita lihat, kota-kota dunia yang berhasil itu adalah kegiatan dilakukan bersama dengan seluruh elemen, termasuk masyarakatnya. Bukan berarti ketika ada pergerakan bersama, bantuan bersama antara pemerintah dengan masyarakatnya bukan berarti pemerintah lepas tangan, tidak,” katanya.

Setelah disepakati, dokumen RPJMD beserta lampirannya akan diserahkan kepada Gubernur Jawa Timur untuk dievaluasi sesuai peraturan. Nantinya, RPJMD ini akan menjadi acuan utama dalam penyusunan program dan penganggaran daerah mulai tahun 2026 hingga 2029, bahkan menjadi basis perencanaan strategis hingga tahun 2030.

(NR)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: Surabaya.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X