“Tadi Bu Gubernur juga menyampaikan kepada Bulog agar memperbanyak beras SPHP. Lalu sepertinya gula dan minyak kan juga dari Bulog, maka dari itu tadi Bu Gubernur menyampaikan agar pendistribusiannya (dilancarkan),” kata Eri.
Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah satunya Abdul Syukur yang merasa sangat terbantu karena mendapatkan beras murah sekaligus bantuan beras gratis.
“Senang, bisa meringankan perekonomian. Dapat beras dua sak gratis tadi, masing-masing 5 kilogram,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ririn, warga Ngagel, Kecamatan Wonokromo. Ia berharap program GPM bisa digelar secara rutin agar harga kebutuhan pokok semakin terjangkau.
“Alhamdulillah terbantu sekali, semoga harga sembako bisa diturunkan lagi biar lebih terjangkau ke depannya,” ucapnya.
Selain itu, kegiatan GPM di Surabaya juga terhubung secara daring dengan pusat. Acara ini turut diikuti Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, serta Direktur Utama Bulog Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani.
Kehadiran para pejabat tersebut menegaskan bahwa program ini menjadi langkah strategis nasional dalam menjaga ketahanan pangan. (gha)
Artikel Terkait
Gerakan Pangan Murah di Kota Batu: Upaya Pemerintah untuk Menyediakan Pangan Terjangkau Menjelang Idul Fitri
Pemkab Bojonegoro Gelar Gerakan Pangan Murah di Ngasem untuk Bantu Warga Dapatkan Bahan Pokok Terjangkau
Gerakan Pangan Murah di Gresik Dorong Stabilitas Ekonomi dan Menekan Inflasi dengan Harga Terjangkau
Pemkot Surabaya Libatkan 27 Ribu Kader Surabaya Hebat dan Satgas TBC untuk Wujudkan Eliminasi TBC Tahun 2030
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Baznas Surabaya Sabet Tiga Penghargaan Nasional di Ajang Baznas Awards 2025