• Sabtu, 18 April 2026

Ketua APEKSI Eri Cahyadi dan Mendagri Tito Karnavian Bahas Alokasi TKD Rp43 Triliun serta Penguatan PAD Daerah di Jakarta

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Senin, 22 September 2025 | 07:00 WIB
Eri Cahyadi Tekankan Keadilan Fiskal Daerah dalam Diskusi APEKSI Bersama Mendagri Tito Karnavian (Foto: surabaya.go.id)
Eri Cahyadi Tekankan Keadilan Fiskal Daerah dalam Diskusi APEKSI Bersama Mendagri Tito Karnavian (Foto: surabaya.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Eri Cahyadi memimpin pertemuan bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto di Jakarta pada Jumat (19/9/2025).

Pertemuan tersebut juga dihadiri seluruh Ketua Komisariat Wilayah (Komwil) APEKSI untuk membicarakan sejumlah isu strategis yang menyangkut standar pelayanan minimal daerah, alokasi transfer ke daerah (TKD), hingga strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kota Surabaya, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya menjelaskan bahwa dalam pertemuan ini dibahas rencana kenaikan alokasi TKD agar tidak berdampak terhadap standar pelayanan dasar masyarakat.

Baca Juga: Pertama Kalinya, Aozora No Belt Hadir dengan Solo Show Spesial di Malang

Menurutnya, penyesuaian kebijakan keuangan daerah harus tetap sinkron dengan postur APBN agar pelayanan publik tetap berjalan optimal.

“Saat ini terjadi penyesuaian-penyesuaian, postur APBN disesuaikan, APBD direncanakan, nah ini harus sinkron. Tadi juga dipastikan oleh Pak Menteri, Kemendagri ini intens berkomunikasi dan membahas dengan Kementerian Keuangan untuk memastikan standar minimal pelayanan di daerah tetap dijalankan,” kata Bima Arya.

Selain menegaskan pentingnya pelayanan dasar, Bima Arya menyebut Mendagri Tito Karnavian juga mengingatkan pemerintah daerah agar tetap memperhatikan pembangunan infrastruktur.

Baca Juga: Tumbuh Berasma Rumah BUMN BRI, Netaly UMKM Fashion Asal Bandung Melejit Tembus Pasar Internasional

Ia menambahkan, Kemendagri akan memfasilitasi koordinasi dengan kementerian terkait, seperti Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan, dan Kementerian PUPR agar program prioritas dapat dijalankan di daerah.

“Jadi diskusi kita ke arah sana (standar minimal pelayanan) minimal sudah dipastikan dipenuhi, berjalan, tinggal pengembangan pembangunan infrastruktur dan lain-lain. Jadi kami akan menjembatani, nanti dengan Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan, dan Kementerian PUPR agar daerah ini bisa menjemput program prioritas dan agar teman-teman di daerah kebutuhannya juga bisa terpenuhi,” ujar Bima Arya.

Di sisi lain, Bima Arya juga mengajak kepala daerah anggota APEKSI untuk mengembangkan cara-cara kreatif dalam meningkatkan PAD.

Baca Juga: Dorong Transportasi Hijau, Foton Indonesia Gandeng KALISTA di Customer Gathering Surabaya

Ia menekankan bahwa langkah tersebut harus dilakukan tanpa membebani masyarakat, misalnya melalui optimalisasi pajak, sosialisasi, serta penguatan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

“BUMD harus disehatkan, kualitas BUMD yang tidak sehat teman-teman harus mendorong agar (BUMD) memiliki jiwa entrepreneur kata Pak Menteri tadi ya dan harus ada upaya-upaya kreatif menyehatkan BUMD, memanfaatkan aset, bermitra dengan swasta. Jadi, dari postur APBD kan terlihat mana ruang swasta yang kuat, mana yang lemah, dan teman-teman (kepala daerah) ini dorong untuk memanfaatkan swasta tadi,” terangnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: Surabaya.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X