• Sabtu, 18 April 2026

BBRI Diprediksi Naik 21 Persen, Ini Dampak Positif Program Koperasi Desa Merah Putih: Laba Kian Menjanjikan

Photo Author
Novi Embun Tristiani, Wartajatim.co.id
- Senin, 21 Juli 2025 | 09:45 WIB
Indo Premier Sekuritas merekomendasikan beli saham BBRI dengan target harga Rp4.700.  (Foto: Dok. BRI)
Indo Premier Sekuritas merekomendasikan beli saham BBRI dengan target harga Rp4.700. (Foto: Dok. BRI)

WartaJatim.CO.ID -   Program baru yang akan diluncurkan pemerintah, yakni Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), diyakini akan memberikan dorongan signifikan terhadap kinerja PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI.

Hal ini diungkapkan dalam laporan riset terbaru Indo Premier Sekuritas yang dirilis pada 11 Juli 2025.

Dalam laporan itu, Indo Premier mempertahankan rekomendasi BUY untuk saham BBRI dengan target harga Rp4.700, atau sekitar 21,1 persen lebih tinggi dibandingkan harga penutupan saat itu di level Rp3.880 per lembar saham.

Baca Juga: Waspada! Penipuan Digital dengan Tautan Palsu Berkembang Pesat, BRI Ingatkan Nasabah Segera Cek Keamanan Anda!

Riset tersebut menyoroti peluang besar dari implementasi KDMP yang sejalan dengan kekuatan inti BRI di sektor mikro dan pedesaan.

Dengan rencana pendirian hingga 80.000 koperasi desa dan kebutuhan pembiayaan sekitar Rp3 miliar per koperasi, program ini dinilai mampu memperluas cakupan pembiayaan BRI secara signifikan, terutama dalam menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Skema pembiayaan KDMP yang mengandalkan skema KUR akan memperkuat kontribusi BRI di sektor mikro. Dengan manajemen risiko yang tepat, margin keuntungan tetap menarik, sementara eksposur risiko dapat diminimalisir melalui penjaminan pemerintah,” tulis analis Indo Premier dalam laporan tersebut.

Riset juga menyoroti potensi penguatan ekosistem perbankan desa. Melalui KDMP, peluang cross-selling produk digital seperti tabungan, virtual account, dan layanan lainnya makin terbuka lebar.

Baca Juga: Lewat BRILiaN Way, BRI Mantapkan Transformasi Budaya Kerja Menuju Bank Terunggul Asia Tenggara

Hal ini diharapkan mampu memperluas basis nasabah BRI secara berkelanjutan dan mendukung pertumbuhan kredit yang selektif namun tetap menjanjikan.

Secara valuasi, Indo Premier menilai saham BBRI masih atraktif dengan price-to-book value (P/BV) sebesar 1,8x untuk tahun 2025, yang masih berada di bawah rata-rata historis 10 tahun sebesar 2,4x.

Proyeksi kinerja keuangan juga terlihat kuat, dengan estimasi laba bersih mencapai Rp56,8 triliun dan dividend yield sekitar 8,7 persen.

Dengan kombinasi pertumbuhan kredit yang konsisten, kualitas aset yang terjaga, dan potensi ekspansi dari KDMP, Indo Premier menempatkan BRI sebagai salah satu emiten unggulan di sektor perbankan tahun ini.

Baca Juga: BRILiaN Way Jadi Tonggak Budaya Kerja Baru BRI, Ini 4 Fokus Transformasinya

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novi Embun Tristiani

Sumber: AboutMalang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X