• Sabtu, 18 April 2026

Brigadir AK, Anggota Intel Polda Jateng, Diduga Cekik Bayinya Hingga Tewas! Kronologi Lengkapnya

Photo Author
Baharudin Gia, Wartajatim.co.id
- Selasa, 11 Maret 2025 | 19:25 WIB
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jateng Kombes Pol Artanto. (Dok. Polres Salatiga)
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jateng Kombes Pol Artanto. (Dok. Polres Salatiga)

WartaJatim.CO.ID – Kasus dugaan pembunuhan bayi berusia dua bulan oleh seorang anggota polisi kembali mengguncang publik.

Brigadir AK, yang bertugas di Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Jawa Tengah, kini menjadi sorotan setelah diduga menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri.

Peristiwa tragis ini terjadi di Semarang, Jawa Tengah, pada 2 Maret 2025, dan menjadi perhatian luas setelah ibu korban, DJP, melaporkan kejadian tersebut.

Kronologi Kejadian: Dititipkan di Mobil, Ditemukan Tak Bernyawa

Menurut keterangan Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol. Artanto, kejadian bermula ketika ibu korban menitipkan bayinya kepada Brigadir AK di dalam mobil.

Baca Juga: Nikita Mirzani Ditahan, Lolly Ajukan Surat Penangguhan ke Polda

Saat itu, DJP pergi berbelanja, meninggalkan anaknya dalam pengawasan suaminya.

"Kejadian pada Minggu tanggal 2 Maret 2025, saat anak atas nama NA dititipkan pelapor saudari DJP di mobil kepada terlapor AK untuk berbelanja," jelas Artanto dalam pernyataan resminya, Selasa, 11 Maret 2025.

Beberapa saat kemudian, DJP kembali ke mobil dan mendapati kondisi bayinya tidak seperti biasanya.

Baca Juga: Harga Stabil, Polda Jatim Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok

"Selang beberapa saat kembali ke mobil melihat kondisi anak tidak wajar dan dibawa ke RS, dan setelah perawatan dinyatakan meninggal dunia," tambahnya.

Dugaan kuat mengarah pada Brigadir AK sebagai pelaku utama dalam peristiwa mengenaskan ini.

Brigadir AK: Sosok Polisi yang Kini Berstatus Terduga Pelaku

Artanto memastikan bahwa bayi malang tersebut merupakan anak kandung dari Brigadir AK, anggota Ditintelkam Polda Jateng.

Baca Juga: Apresiasi Rano Al Fath Terhadap Polda Jatim dalam Penanganan Kecelakaan Bus Pariwisata di Kota Batu

Polisi yang seharusnya bertugas menjaga keamanan masyarakat ini justru kini harus menghadapi proses hukum karena dugaan kejahatan terhadap darah dagingnya sendiri.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Baharudin Gia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X